Julian!!!!! Kemana aja lo???

Dari Januari ga pernah posting lagi di Blog, skalinya posting juga hanya sebuah lagu yang diterjemahin. Berarti g ga ada isi di Blog yang bermutu di tahun 2009 Big Grin. G sibukkk banget, karena kerjaaan dan hal-hal lain. Well, udah ada niat untuk ngeblog lagi sekarang.

Jadi apa aja yang terjadi di 2009? Coba g list out:

  • G ke Bandung lagi (Horeee makan enak :P)
  • G juga ke Surabaya sama Wisnu
  • G dapat tugas ke London (Woooowwww, mantabbb)
  • G masuk RS karena Hepatitis
  • Dan terakhir tapi terpenting….. G PUNYA PACAR (akhirnya, thanks doa-doanya Big Grin)

So, g akan coba ceritain pengalaman-pengalaman g di 2009, dengan cara yang hanya Julian GM Alimin dapat lakukan.

 

Best Regards,

 

Julian GM Alimin

Category: Curhat  Tags: ,  One Comment
kenapa ga lo ama gw (Why don’t You and I)

Sejak saat gw lihat kamu,
Rasanya seperti punya sayap di kaki gw,
Perut g berisi kupu-kupu,
Tapi ga apa-apa,

Loncat dari Awan ke awan,
Dan g rasa g ga akan bisa tenang,
Andai g bilang, g ga suka ini, lo tahu g bohong,

Tiap saat g coba ngomong ama kamu,
Lidah g kaku,
Ternyata apapun yang ingin aku katakan,
Ga pernah benar seperti semestinya.

Jadi gw bilang, kenapa ga lo ama gw,
Mencoba untuk bersama dan melawan dunia dengan bersama selamanya,
Lempar Koin, Kalau Kepala kita coba, kalau buntut lempar lagi,
Jadi gw bilang, kenapa ga lo ama gw,
Saling berpegangan dan terbang ke bulan dan langsung ke surga,
Karena tanpa kamu, g ga akan dikasih masuk.

Kapan Demam ini akan berakhir?
Rasanya g hadapi lebih dari yang bisa ditanggung lelaki manapun,
G seperti anak kucing mengejarmu kemana-mana.

Ooh, tapi tak apa-apa,
Loncat dari Awan ke awan,
Dan g rasa g ga akan bisa tenang,
Andai g bilang, g ga suka ini, lo tahu g bohong,

Tiap saat g coba ngomong ama kamu,
Lidah g kaku,
Ternyata apapun yang ingin aku katakan,
Ga pernah benar seperti semestinya.

Jadi gw bilang, kenapa ga lo ama gw,
Mencoba untuk bersama dan melawan dunia dengan bersama selamanya,
Lempar Koin, Kalau Kepala kita coba, kalau buntut lempar lagi,
Jadi gw bilang, kenapa ga lo ama gw,
Saling berpegangan dan terbang ke bulan dan langsung ke surga,
Karena tanpa kamu, g ga akan dikasih masuk.

Lama-lama g sadari,
Ini takkan berakhir,
Di saat yang bersamaan lo lewat,
Dan g bilang, ‘udah mulai lagi deh’,
Oh!

Tiap saat g coba ngomong ama kamu,
Lidah g kaku,
Ternyata apapun yang ingin aku katakan,
Ga pernah benar seperti semestinya.

Jadi gw bilang, kenapa ga lo ama gw,
Mencoba untuk bersama dan melawan dunia dengan bersama selamanya,
Lempar Koin, Kalau Kepala kita coba, kalau buntut lempar lagi,
Jadi gw bilang, kenapa ga lo ama gw,
Saling berpegangan dan terbang ke bulan dan langsung ke surga,
Karena tanpa kamu, g ga akan dikasih masuk.

Jadi gw bilang, kenapa ga lo ama gw,
Mencoba untuk bersama dan melawan dunia dengan bersama selamanya,
Lempar Koin, Kalau Kepala kita coba, kalau buntut lempar lagi,
Jadi gw bilang, kenapa ga lo ama gw,
Saling berpegangan dan terbang ke bulan dan langsung ke surga,
Karena tanpa kamu, g ga akan dikasih masuk.

* Ini adalah Hasil Translate langsung lagu Why Don’t You and I milik Santana dan Chad Kroeger

Menangislah di Pundakku

Sekali lagi g habisin waktu di Wartel gw seorang diri. BT bener. Gila, g benci ama cinta. Setiap hari g berdiri di depan wartel nengok ke kanan, nengok ke kiri. Ga brani ninggalin tempat, bahkan untuk ke kamar mandi. Siapa tahu dia lewat depan wartel dan g ga lihat dia hari ini. G butuh ngelihat dia minimal satu kali setiap hari! Jika tidak, g ga akan bisa tidur pada hari itu.

Dia datang Blushing. Aduuuh g senang bangeeet. Tapi dia ko ga nyapa g ya? Udahlah yang penting g bisa lihat dia hari ini. Pada saat mata g tertuju pada monitor Wartel, g lihat dia telepon mantan pacarnya. Dada g terbakar. Biarkanlah. Dia kan tahu g sayang ama dia, tapi kenapa dia telepon mantannya? Di Wartel g pula? Apa dia benar-benar ga bisa hargain g sama sekali?

more…

Permintaan sang ‘pecinta sepihak’

Siapakah yang kau pikirkan di saat kau termenung. Di saat semua orang bercanda, ada dua yang berbeda. Engkau yang memikirkan seseorang, dan aku yang tidak dapat memalingkan pandangan darimu. Aku tahu, bukan aku yang kau pikirkan.

more…

Saat Kukatakan padanya bahwa aku mencintainya

Akhirnya g ketemu dia pada hari ini. G ajak dia ke tempat yang sepi karena g ingin katakan seuatu padany, sesuatu yang mungkin akan mengubah hubungan kita selamanya. G hany punya dua pilihan, mengungkapkan atau hidup selamanya dengan dia tidak mengetahuinya.

Julian : Hi, Mar. Kabar lo gmn ? (Sambil nyengir)

Mar: Kabar baik Jul. Ada apa nih, pakai ajak-ajak tempat sepi segala, mau bayar hutang ya ?

Dia tersenyum, senyumnya indah banget. G selalu lumer kalau lihat dia senyum, dan kaki g terasa lemah. Inilah alasan g sayang banget ama dia. G telah bingkai senyumnya, dan g simpan di Lemari Besi dalam Hati g.

Julian : Mar. (Memasang wajah serius) G mau ngomong ama lo, tapi lo ga perlu jawab ya.

Sepertinya Mar sadar kalau g memang serius. Dan sesuatu di wajahnya mengatakan kalau dia tahu apa yang akan g katakan.

Julian : Mar, g mau kl lo tahu kalau selama ini g sayang sama lo. Bukan hanya sebagai sahabat atau adik, tapi .. tapi g cinta ama lo.

Mar terlihat heran. Entah apa yang ia pikirkan?

Mar : Ini salah satu permainan lo lagi kan Jul? Lo selalu bilang kalau lo cinta ke semua cewe. Lo selalu bilang sayang ke semua wanita. Kapan bisa seriusnya sih.

Julian : Iya g tahu, itu emang kebiasaan g. Tapi itu bukan berarti bahwa lelaki yang bodoh ini tidak bisa sadar dan benar-benar jatuh hati pada seorang perempuan kan? Gimanapun juga g hanya lelaki biasa, yang juga bisa jatuh cinta.

more…

Mama, Julian Cinta Cewe Non

Akhirnya selesai juga ulasan taboo g yg pertama. G posting berdekatan setelah hari raya idul adha, nyambung dengan temanya. Yaitu rasisme. Isinya ttg cara berpikir g terhadapnya. G dah lama bgt pengen membeberkan pikiran g ini, hanya saja g takut menyinggung hal yg taboo. Semoga kalian suka.

Teman g punya dilemma, dia bilang ama g, dia udah ga suka ama cewe indonesia tapi hanya suka ama cewe oriental. Mungkin krn lama kerja d kantor dgn mayoritas cewe begitu? Dia bilang dia suka mereka karena mereka putih2! Temen g ini Islam dan orang indonesia asli. Sewaktu orang indo bilang dia demen ama cewe oriental, hal pertama yang g pikirkan adalah, ‘emangnya agama mereka sama?’.
Agama, Cinta. Pernahkah lo jatuh cinta dengan seseorang yang agamanya berbeda?

more…

The most Taboo dan Design Baru

Dear Pembaca,

Setelah g berpikir panjang dan lebar, akhirnya g buat keputusan untuk membuat kategori baru yang g namakan “The most Taboo”. Udah lama g ingin bicarakan tentang pandangan g terhadap beberapa hal yang oleh sebagian orang dianggap tidak boleh dibicarakan. Dulu g berpikir untuk membuat situs baru yang temanya membicarakan tabu-tabu. Namun akhirnya g memutuskan, karena pendapat-pendapat g yang bersifat personal, perlu g keluarkan di tempat lain?
Hal-hal yang akan diulas termasuk SARA dan hal-hal lain yang enggan dibicarakan. Jadi bila tidak sependapat katakan saja di bagian komentar.

Dan karena arahnya yang agak serius, g memutuskan untuk mengubah Design menjadi lebih gelap. Semoga terealisasi dalam waktu dekat ini.

Best Regards,

Julian GM Alimin

The Type of Woman i HATE

Ini bagian dari cerita-cerita romansa masa lalu g. Jangan pernah tanya siapa orang yang g maksud, dan kapan kejadiannya karena g ga akan mau jawab. Dan mungkin kadang g akan ceritakan pengalaman teman g, seolah-olah g yg jalanin. So Enjoy.

Okay ada hal yang kadang sangat g benci dari wanita, ketika mereka menolak untuk diajak bicara secara langsung. G benci banget ama sifat ini. Ko bisa sih egois begitu? Bayangin aja, kl cewe curhat, atau marah kita mesti diam dengerin. Tapi kalau kita marah, mereka bergaya ga mau dengar dan malah kabur. Atau mereka gunain nangis sebagai senjata untuk membungkam kita.

Menurut g, berhentilah dengan tipu daya itu! Ga bisa apa bersikap seperti orang dewasa? G milih lo karena menurut g lo cewe yang asik, bukan karena g ingin mencari diktator untuk mengatur seluruh aspek kehidupan g! more…

I would hate to Loose U, but i would hate myself to keep u for myself

Dear Pengunjung,

Dalam hidup pasti ada yang namanya perpisahan. ada perjumpaan ada perpisahan, itu sudah takdir dan tidak dapat dicegah. Yang ingin g bahas dalam Postingan g kali ini adalah kehilangan rekan kerja dalam satu perusahaan. more…

G udah lama ga segondok ini, ahhhhhhhhh

Hari ini g Luar Biasa kesal. Seperti biasa g berangkat dari Kantor ke klien dari jam 09.00WIB sehingga sampai di kantor jam 9.30. B4 schedule jadi itu merupakan hal yang baik bukan. G mikir kalau g datang pagi-pagi kerjaan bisa selesai cepat dan malamnya g bisa main bola :). G jalan barang Illona, yang katanya mau nonton Quantum of Solace jam 18.30 di Taman Anggrek. G sih senyum-senyum aja :P.

Lalu jam 17.30 g bilang ama Illona, selesaiin yang ini cepat-cepat terus pergi nonton aja, tapi karena temannya juga lembur di kantor (yupp kita disini doyan lembur semua!!!), maka dia tetap ama g di Klient.

Jam 21.30, kerjaan Proses Gaji selesai dan g udah mulai lega, bisa main Bola yang emang dekat ama klient g. Paling telat 5 menit lah. Baru petaka pertama dimulai, ternyata g ga bawa celana Bola. Rasanya hujan bah mengguyur desa.

Bagi g itu, setelah bekerja dengan keras selama satu minggu ada satu kenikmatan membayangkan hari terakhir dimana g bisa melampiaskan seluruh frustasi g selama kerja di Lapangan Hijau.

Tidak bisa main bola di suatu minggu rasanya jauh lebih mengesalkan daripada diberitahu oleh Boss kalau kita tidak dapat Gaji Bulan ini.

Mungkin g dikira melebihkan, tapi itulah kenyataannya. Uang tuh ngakemana-mana! Toh 90-95% Uang g, g kasih ke Keluarga g buat bantuin. Jadi Uang tidak terlalu berharga bagi g. Tapi tahukah betapa susahnya nyari teman main Futsal zaman gini? Teman yang ga keberatan main di malam hari, karena tahu yang lain pada bekerja? SSussahhh BANGET.

Tapi g pikir, demi main okelah !!!

Kalau perlu g main Bola hanya menggunakan Celana Kolor, yang penting bisa main!

Ternyata data ada yang salah, dan g bersama Illona pulang dari Klient jam 00.30. Damn, thats so Bad. I really really Love Playing Futsal!