Archive for the Category »Curhat «

Office Hair Styles

So setelah beberapa lama g berambut Gondrong, karena bercita-cita ingin menjadi Lelaki dengan rambut terpanjang di Kantor gw. G mulai merasakan beberapa kesulitan. Yaitu :

1. Pagi tu keramas malas banget. Kalau rambut panjang, otomatis kramasnya lebih lama.

2. Boros, Make Sampoo itu mesti jauh lebih banyak.

3. Masuk Angin, abis main Futsal atau Basket dengan rambut yang basah naik motor jadinya masuk angin. Ga enak banget.

4. Cape rapihinnya, g bukan cowo yg suka merapihkan diri, tapi jadi terpaksa mesti nyisir melulu. Cuaphee deh.

So akhirnya g motong rambut. sambil naik motor g memutar otak gaya apa g potong ya nih rambut. Tadinya g ingin motong rambut berbentuk Panah, seperti Aang sang Avatar. Sampai akhirnya g berpikir untuk motong rambut gaya Jadi Padawan. Kenapa? Karena g fans berat STAR WARS. Akhirnya g tukang pangkas rambut dan mulai motong rambut, g minta rambut g disisain. Pas selesai g baru sadar si, kalau gaya rambut g salah, mestinya bukan botak :). Tapi yg penting ada kepangnya lah.

Lalu muncul masalahnya, g mau meeting dengan klient g. G jadi mikir, duh gmn nih. Meetingnya kan Formal, rambut g ga formal :(. Itu membuat g sedih. Akhirnya g memutuskan untuk memotong kepang g. Karena memotongnya merupakan hal yang sangat menyedihkan (g manjangin rambut kan lama!), g pikir harus dipotong ama cewe. Dan g suruh temen g WX motong :P. Yeah, g punya masalah, g tu bisa lemah kl di deket cewe, makanya satu-satunya cara ya di potong cewe.

Andai kata g nekat ga motong rambut dan ke klient g, sebuah perusahaan elektronik international. Dan meeting g dengan orang Korea yang datang ke Indonesia, apakah citra perusahaan g akan berkurang? Mungkin. Apakah g harus perduli? Tentu, kalau tiba-tiba mereka nelepon kantor g dan bilang. "Kenapa anda mengirim orang gila untuk menghadiri meeting ini? Apakah anda tidak menghormati kami?" Hanya saja, apakah orang lain tidak memiliki toleransi lagi zaman sekarang. Ini kan udah tahun 2008. Gaya rambut kemungkinan tidak akan dipermasalahkan, ya kan?

Mungkin g tidak akan pernah tahu, tapi suatu saat g ingin datang ke kantor dengan gaya rambut gila :).

Powered by Qumana

Dijual seorang cowo dengan harga Obral

Bagi yang kenal dengan g, pasti udah tahu keinginan utama g saat ini, yaitu sebuah Laptop. Di Kantor tempat g bekerja kawan-kawan satu per satu mulai membali Laptop. Di samping itu, beberapa pegawai baru, yang masih Junior juga membeli Laptop. Setiap kali melihat seorang rekan kerja membeli Laptop, wajah g langsung berubah ke mode MuPeng. Seperti Anak Anjing yang melihat tulang dan buntutnya goyang-goyang karena mengira itu untuk dia Atau seperti anak kucing yg mulai deket-deketin orang yg lagi makan dan ber-meong ria. Sungguh g juga pengen :-|, namun apa daya bila uang belum ada. Abis mau bilang apa emang lagi banyak pengeluaran. Go back to school, g mesti ngeluarin kocek g buat kuliah dan sekolah ade-ade g.

Akhirnya g mulai memutar otak, apa yang bisa g jual untuk nambahin budget beli Laptop. Hal apa yang paling berharga yang g milikin. Akhirnya sifat Narsis g muncul, yaitu diri g sendiri lah!!! So, akhirnya g mikir. Ibaratnya sebuah Produk, produk ini harus di Advertise dengan Bagus agar dapat menghasilkan.

Maka muncullah ide gila g untuk mempromosikan diri g, kira-kira adnya akan bertuliskan seperti ini.

1. Gaya Kontak Jodoh

Seorang lelaki single berumur 25 tahun yang saat ini bekerja di sebuah perusahaan Software House Indonesia Ternama, sedang mencari Jodoh. Ia tidak peduli masalah umur, ras, agama dan jenis kelamin asalakan anda mau memberikannya sebuah Laptop. Tipe Laptop harus yang middle-end keatas dengan dengan spesifikasi minimal Intel Core 2 Duo T8300 2.4Ghz, 3GB DDR2, 250GB SATA, Nvidia Geforce 9500M GS 512MB, 15.4” WSXGA, DVDRW, Wifi, Bluetooth, Express Card, Camera 1.3MP, Card Reader, Win Vista Ultimate atau setingkatnya.

2. Gaya Service

Anda butuh bantuan dalam urusan apa saja? Saya bersedia melakukannya. Menjadi pembantu, budak cinta, tempat pelampiasan amarah dan bete, hewan peliharaan, bodyguard, escort, suami kontrak dsb. Dengan harga yang pas, apapun kami terima!!! Silahkan menghubungi kami.

3. Gaya Permintaan Donasi

Dikarenakan masalah keuangan, saya selaku penulis tidak dapat meneruskan cita-cita saya, yaitu memiliki sebuah Laptop nan Canggih untuk dipamerkan ke wajah semua orang. Sebuah Laptop dengan spesifikasi tinggi, untuk meningkatkan Moral saya dan menanamkan rasa iri dan kagum ke hati semua orang yang melihatnya. Mohon kiranya Sodara/i dapat memberikan sebuah sumbangan kecil (Kami tidak menerima sumbangan dibawah Rp. 100.000,-) untuk membantu terlaksanannya mimpi saya ini.

Ada ide gila lainnya?

Powered by Qumana

The Most Stupid Things I ever Did In the Name of Love

Post ini adalah pengakuan dari hal-hal bodoh yang pernah g lakuin dalam nama Cinta. G buat dalam bentuk Countdown.

Moon Observing

3. Moon observer

Dulu pada saat g sedang tergila-gila dengan seorang wanita. G berusaha untuk kelihatan Romantis. Makanya pada saat dia pergi membali ketoprak di deket rumah g, dan dia melihat g. G bergaya memandang Bulan, yang waktu itu memang indah. Sambil berharap g dan dia bisa bersama dan saling mencintai. Ok, bagi g itu adalah hal paling romantis yang terpikir di benak g. Bagi semua orang yang lewat, hal ini adalah seperti melihat orang gila yang memandang Bulan sambil bicara sendiri. Gila, akhirny g sempat jadian sih ama nih cewe, walau akhirnya harus putus.

2. The Stalker

Nah ini dia kebiasaan g yang jelek banget. Moga-moga tidak akan terulang lagi. Setiap kali g demen ama cewe, mata g seperti terhiptnotis untuk selalu melihat dia selamanya. Dulu g ama temen-temen g makan di Warung. Nah temen-temen g pada mau cabut, g bilang g disini aja. Ada pikiran dalam benak g, bahwa setiap detik berhaga, dan harus digunakan untuk melihat dia. Akhirnya G sendiri, dan dengan mata tajam memandang dia. Teman dia hampir keluar buat gebukin g. Karena g menggangu. Ok, g memang gila saat itu, tapi apakah g dapat disalahkan? Karena hati g berkata bahwa itu benar. Dulu juga pernah ada cewe yang menurut g lumayan cakap dan menarik. Dan saat itu g berkeja sebagai penjaga Wartel. Nih cewe benar-benar ketakutan karena g lihatin terus, sampai akhirnya dianya bawa cowonya. Cowonya malah becandain, hayoo lo diterkam lo. Gila bener ya g saat itu. Sekali lagi, moga-moga ga terulang lagi!

1. The Piano Dumbass

Hal ini terjadi tahun 2004, saat itu cewe yang sangat g sukain bersama kedua temannya pergi ke Fuji Image Plaza didekat Kampus g. Kebetulan FIP ini juga merupakan Show Room untuk Kawai Music Centre. Nah waktu mereka bertiga masuk g berpikir apa yang harus g lakukan. Akhirnya g mengikuti mereka kedalam dan memainkan lagu Right Here Waiting for you milik Richard Marx. Mereka pertama mengira, ihh kaya ada Music bagus. Pas mereka melihat ke belakang ada g lagi main Musik. Ok di kepala g mungkin kedengarannya sebagai hal yag sangat romantis. Tapi bagi mereka ….. It was creeping them out ! Mereka kabur berlari ke arah pint. Dan g tetap diam di Piano itu dan pikiran terbang entah kemana.

G benar-benar gila saat itu. Gimana coba perasaan lo, kalau orang yg ga lo kenal tiba-tiba ngikutin lo kemana aja? Hal itu ga pernah g pikirikan. Dan g berpikir andai g bersikap dewasa mungkin saja saat itu g bisa jadian ama dia. Tapi beuh udah lewat. Cewe masih banyak. Huehehe.

Powered by Qumana

Miss Indonesia ?!? You’re so Beautiful, You Scare Me

Waktu hari Rabu lalu 6 Agustus 2008, saat g pergi ke RCTI untuk Meeting dengan Klien g. G lihat ada acara Interview di Pintu masuk RCTI. Dan keluarlah seorang wanita, yang menurut g adalah

    makhluk terindah yang pernah g lihat secara langsung menggunakan kedua mata ini sampai saat ini

Lalu g lihat dia menggunakan lambang Miss Indonesia 2008. G betul-betul terpana. Secara dia tinggi, tubuhnya proporsional, putih. Sesuatu yang diidam-idamkan setiap lelaki. Lalu muncul pikiran dalam benak g.

    Ini adalah Jenis Wanita, yang deminya Suami mau meninggalkan Istri dan Anak, seorang pencinta mau meninggalkan Pacar, seorang penguasa mau      menyerahkan Negaranya, dan seorang Patriot mau mengkhianati Negaranya.

Betul, dia sangat cantik. G akan memasukkan Fotonya kedalam sini, hanya saja fotonyaMiss Indonesia 2008 Sandra Anglina tidak dapat menggambarkan 1/10 dari kecantikannya, yang g lihat saat g melihatnya secara langsung. Maka muncullah pertanyaan dalam benak g, apa yang akan g lakukan bila g adalah seorang suami? Adalah seorang Pacar? Seorang Penguasa? Seorang Patriot? Yang tiba-tiba dipertemukan karena jodoh dengan orang ini?

Apa yang terjadi bila saat itu kami saling jatuh cinta? Apakah g akan meninggalkan semuanya?

Sehingga g jadi berpikir, mungkin sebaiknya g ga berhubungan dengan siapa-siapa sampai g ketemu dengan seseorang seperti Miss Indonesia. Apakah itu benar ?

    Sampai matipun kemungkinan cewe sekelas Miss Indonesia, ga mungkin mau ama g.

Jadi apa yang hendak g lakukan ? Mengurung diri ?

Katakanlah g adalah seorang Pacar. Lalu Wanita super cantik dan attraktif muncul dan mau ama g. Apakah bila g memutuskan untuk dengan dia, g berdosa ? Dan apakah merupakan salah g kl g tiba-tiba memiliki perasaan padanya ?

Apakah pembaca udah nonton film Jomblo ? Pada akhir filmnya, Agus Ringgo memutuskan untuk tetap dengan pacarnya sekarang dengan alasan

    Bila g milih lo karena lo lebih cantik, lebih baik. Tapi masa setiap kali ada yang lebih baik g harus dengan dia? Kapan berakhirnya?

Bagi g itu BODOH. Bukankah pacaran berarti penjajakan? G bisa mengerti kalau seorang suami memutuskan kekasih gelapnya, karena selingkuh bagi seseorang yang sudah menikah itu jelas-jelas salah. Tapi di film ini Agus Ringgo berantem melulu dengan pacarnya. Kenapa ga diputusin. Ya udah masalah film ga usah dipikirin. Intinya apakah hal ini fair? Coba pikirkan dua hal yang bakal terjadi kalau lo memutuskan untuk tetap ama Pacar lo tapi punya feeling dengan orang lain :

    1. Nyakitin diri lo sendiri karena dalam hati lo pengen dengan orang lain!
    2. Nyakitin pasangan lo (bila dia tahu), karena dia tahu dalam hati lo mau dengan orang lain!

Apakah lo dapat hidup dengan membohongi perasaan lo sendiri? G sendiri jadi bingung apakah g sebenarnya berusaha untuk mebenarkan selingkuh? Atau g sendiri mengatakan hal ini pada diri g, karena g takut akan Komitmen? Takut harus Komit atau membuat Janji yg g sendiri tidak tahu apakah mampu g tepati?

G harap cewe seperti Miss Indonesia, jika memang jodoh cepat datang. Karena hal terakhir yang g inginkan adalah berada di sebuah segitiga cinta yang memusingkan. Kecuali keduanya mau Poligami (Ok, that was a Joke :D )

   

Powered by Qumana

RIP Grandfather, Letting Go with Tears

Tadi setelah membuat Post tentang menjadi lebih tua. G jadi teringat Kake alias Grandfather alias Opa g. Akhirnya dalam Post itu ada tulisan panjang mengenai Opa g. Akhirnya g mutusin untuk pisah ke dalam Post lain, karena sudah mulai out of context. This one is for you Grandpa, I Miss you.

G masih teringat saat kake g meninggal, g panggil dia Opa. G sangat dekat ama dia. Kata orang-orang g kesayangan dan kebanggan dia. Waktu g masih kecil dia sering minta dipijat. G pijitipijat dia, dan dia selalu memuji g, Julian pijatan kamu enak. Entah ia mengatakan hal itu untuk membuat g semakin semangat atau memang benar pijatan g enak :d. Tapi yang jelas g semangat banget saat itu.

G masih ingat saat g masih SMP, g sedang lihat-lihat foto album keluarga g, dan g lihat Opa jadi pembicara di salah satu pernikahan keluarga g. G mikir wah g mau juga kl Opa yang ngasih pidato saat g Menikah nanti. Cuman umur g masih seumur Jagung, baru juga 13 tahun, masih SMP gitu loh. G mikir g mesti menikah cepat-cepat sebelum Opa meninggal. Akhirnya dengan lugunya g bilang ama dia:

    "Opa, opa janji ya jangan meninggal dulu. Nanti Opa ngasih Pidato pembukaan saat Julian menikah nanti."

Opa g tertawa, dan bilang. Opa belum akan meninggal dulu ! Nanti Opa akan kasih Pidato seperti ini. Dan dia mulai ngasih Pidato pembukaan. G ga ingat persisnya apa yang ia katakan, tapi g merasa bersyukur dan senang dan tertawa malu.

Maju beberapa tahun kemudian, Opa g masuk ke Rumah Sakit. Saat itu g sedang Kuliah semester 7 kalau ga salah dan berumur 21 tahun. G datang ke Rumah Sakit dan wajah g sangat terganggu. Dia bilang,

    "Lihat nih cucuku sedih begitu. Tenang Opa kan pernah janji tidak akan meninggal sampai kamu wisuda :D."

G justru merasa semakin khawatir. Janjinya adalah setelah g menikah. Tapi g berusaha senyum dan menujukkan bahwa g ga takut. Di dalam hati, perasaan g ga enak banget.

Lalu beberapa hari kemudia, saat g sedang di Lab Komputer bersama teman-teman Kampus, g dihubungin sama Ibu g. Karena paniknya, Ibu g telepon nomor teman g si Hendri, bukannya g. Saat Hendri g ngasih HP dia dan bilang "dari nyokap lo". Damn, i saw it coming! Nyokap g menangis dan biang,

    "Opa udah ga ada".

G ga nangis, g langsung minta ijin ama anak-anak karena mau langsung ke rumah sakit. Dijalan ada Rizal yang bilang, mau kemana lo ? G bilang ke rumah sakit mau jenguk Opa. Terus terang g ga mau bilang ama siapa-siapa karena g merasa tidak butuh rasa Kasihan dan Iba dari orang. Dia tertawa dan becanda. Beberapa hari kemudian dia minta maaf. G ga nyalahin dia.

Di rumah sakit Ibu g menangis dan pingsan. Saat ibu g tahu tentang Opa yang meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit, dan dia sedih karena tidak sempat bertemu untuk terakhir kalinya. Semunya terjadi begitu cepat. G masih ingat wajah Opa g, dia kelihatan begitu tenang dan nyaman dalam tidur abadinya.

Sore itu, Jam 5an g keluar cari makan. Setelah makan g ke suatu ayunan di Komplek Opa g, dan g duduk. G mikir. Dan g tiba-tiba merasa kesal. G merasa dibohongi. Katanya tidak akan meninggal sampai g menikah. Dan tiba-tiba g mulai menangis. G berusaha sekat tenaga untuk tidak mengeluarkan air mata, tapi g ga bisa menghentikan kucuran air mata. Bahkan setelah setengah jam saat g pengen kembali ke Rumah, tiba-tiba g nangis lagi.

Emosi membakar tubuh g. G marah, kesal, sedih. Pernahkah anda menangis sampai rasanya tidak bisa bernafas? Seperti ada Lubang Hitam sebesar Bumi didalam Dada kita. G malu untuk kembali ke rumah. G ga mau dibilang cengeng. G mau diingat sebagai Julian yang selalu tegar! G berhasil menghentikan air mata, namun setelah berjalan beberapa langkah g mulai menangis lagi. Ingat waktu anda masih kecil? Bila anak kecil menangis sampai akhirnya ketiduran. Mungkin obat terbaik adalah menangis sampai ketiduran?

Saat sampai di rumah Opa g, g sengaja menggunakan Topi yang menutup wajah, agar tidak kelihatan. Dan langsung menuju kamar mandi. Mencuci Muka mungkin dapat menghilangkan tanda-tanda setelah menangis.

Saat ini g tidak lagi malu karena telah meneteskan air mata untuk orang yang sangat g hormati selama hidupnya. G akan selalu mendoakan Opa.

Grandfather I Love You

Powered by Qumana

Category: Curhat  Tags:  Leave a Comment
When Man Become Older

Apakah masalah ini hanya terjadi pada Kaum Adam? Atau para kaum Hawa juga merasakannya? Hal ini muncul di benak g setelah g berulang tahun minggu kemarin. Pernahkah ada yang pikirkan bahwa semakin tua kita menjadi, kita semakin membuat jarak dengan orang-orang yang kita cintai ?

Sebagai contoh, waktu g kecil kalau ketemu ayah maunya tu diajak main, digendong, dipeluk. Ya hal-hal yang kita lakukan sebagai anak-anak. Atau dengan kaka dan adik kita. Nah hal-hal seperti itu tentu akan hilang setelah kita semakin tua. Masa kita mau berharap setelah berumur 20an masih manja-manjaan dengan orang tua kita (kecuali kita anak mama :P ).

Cuman lama kelamaan, entah apa alasannya kita mulai merasa kita terlalu tua untuk menunjukkan rasa kasih sayang kepada orang yang kita cintai. Hal yang sama g rasain. Apakah anda ingat kapan terakhir kali memeluk ayah anda ?
Mungkin jawaban anda saat hari-hari penting saja, misalnya salah satu ada yang ulang tahun (itupun jarang kita tunjukkan), atau saat wisuda, atau saat si anak menikah. Tapi sekedar membari pelukan dan bilang, Yah makasih?

Iya kita memiliki kesulitan untuk menunjukkan rasa kasih sayang kita, karena takut dianggap lemah. Saat ulang tahun kemarin g berpikir kapan terakhir kali g tunjukkan pada ayah g, kl g sayang pada dia dan berterima kasih atas kehidupan g. G terus terang ga ingat kapan g melakukannya secara Spontan.

Saat g ulang tahun dan pulang, ayah g menyambut g dan ngasih salam. G bilang terima kasih, dan g jadiin itu kesempatan untuk ngasih pelukan. G merasa senang banget saat itu, seperti sebuah beban di pikiran g yang terangkat.

Saat Ibu atasan g meninggal (g sangat dekat dengan atasan g ini, g anggap dia sebagai salah satu mentor/guru g), dia berkata g menyesal ga pernah ucapin terima kasih kepadanya di saat-saat terkahir. Saat ayah temen g meninggal, dia sampai saat ini masih menyesal karena waktu ayahnya meninggal, dia sedang perang dingin dengan ayahnya.

Ini membuat g sadar, apa yang akan g lakukan jika salah satu dari orang tua g diambil oleh yang diatas sana ? G masih teringat saat kake g meninggal, g panggil dia Opa. Kadang g berpikir, Opa lagi ngapain ya dan membayangkan dia sedang duduk di rumahnya membaca Koran. Lalu g teringat bahwa dia telah meninggal. Dan g mengambil nafas panjang.

Apakah ini arti dari menjadi Dewasa? Memutuskan untuk hanya peduli dengan diri sendiri dan persetan dengan orang lain? Membuat teman-teman dan melupakan keluarga?

G harap sih bukan! Kayanya g mau pulang dan ngasih pelukan ke seluruh anggota kelurga g sekarang.

Category: Curhat  Tags:  One Comment
25 25

So bertambah umur nih.
Jadi 25 tahun :D

Ga nyangka dalam waktu 1 tahun ini begitu banyak hal yang terjadi. G udah 2 tahun bekerja di Pt Indodev Niaga Internet aka dataOn.

Setahun yang lalu masih jadi Junior Developer, sekarang udah jadi Project Manager. Terbukti dengan usaha dan kerja keras kita pasti bisa maju, ya kan :D.

Dan banyak yang terjadi 1 tahun belakangan ini, Turn Over yang buesarr. G kehilangan teman-teman di tempat kerja, ada Up and Downnya. Bahkan 2 bulan yang lalu g ga nyangka kl g bakalan bisa bertahan di sini alias bakalan cabut. But now, I feel so good.

Dan tentang Keluarga, I saved my family. Iya benar, g bener2 bisa selamatin Keluarga gw dari kehancuran. Duh bener-bener nih ekonomi, moga2 tahun2 mendatang membaik.

Anyway, Wish me Luck. I’ve got a Good Feeling about the years to come :D

Category: Curhat  Tags:  Leave a Comment
Age 24. 12 Years in Germany. 12 Years in Indonesia.

Dear Friends,

Jadi Umur bertambah satu tahun nih, Jadi terpikirkan masa-masa yang sudah terlewati. Dari masa SD hingga Kuliah dan Kerja. Hidup itu tidak dapat diterka. Siapa sangka bila sesorang yang lahir di Hamburg, bisa nyasar tinggal di Parung. Kalau ada yg nanya, rasanya seperti menceritakan Lelucon.

G selalu berusaha berpikir Positif. Tapi rasanya semakin hari semakin sulit. G selalu berusaha berpikir kalau Tuhan punya rencana buat gw. Kadang hidup terasa, seperti menjadi seorang Petani tanpa ladang untuk diuruk. Kadang g merasa Pintar dan Cerdas tapi karena keadaan (Bad Education, kerjaan yg kurang menantang) tidak dapat dimanfaatkan.

Katakanlah karena umur yang semakin menua membuat g semakin bijak, g sadar kl selama ini g hanya berusaha membuat alasan. Itu adalah sifat seorang pemalas. Seumur Hidup ia berkata bahwa dalam hidupnya tidak ada tantangan untuk mengeluarkan seluruh Potensinya, padahal justru sudah menjadi kewajiban dia sendiri untuk mencari tantangan. Apakah g hanya mau seumur hidup berkata, andai dulu begini g pasti sudah begitu ? Tidak !

Jadi g harap kini g bisa lebih memotivasi diri untuk menjadi lebih baik.

Category: Curhat  Tags:  Leave a Comment
Thoughts

1000 thoughts going through my mind

I should be gratefull but I’m not

And this huge pain I’m feeling in my chest

I try to breath slowly, just to relax

But I can’t !!!

One Million thoughts of what could have been my life

Of everything that I have sacrificed,

But in the end I question

“Was it all worth the effort ?”

Or am I just delaying a disaster by days ? Or minutes ?

I guess I will never know

Category: Curhat, Poem  Tags: ,  One Comment
Time to Shine

About a year ago life lookedso dark. I was so despered to get a job. I would have done anything for a couple bucks, just to help my family to get out of the dark. I wouldn’t even mind to sacrify my future, to let my brother and sister have a better one. Now things have changed, it is still a difficult time, but i don’t feel bitter anymore. The future seems so bright now, like the whole world just opened up for me. Now it’s time to prove myself. Now is my time to shine !!!

Category: Curhat  Tags:  2 Comments