<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Julian GM Alimin&#039;s Blog &#187; GM</title>
	<atom:link href="http://julianalimin.com/author/GM/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://julianalimin.com</link>
	<description>I&#039;m getting Married!!!</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Aug 2011 03:45:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>28 years</title>
		<link>http://julianalimin.com/2011/08/28-years/</link>
		<comments>http://julianalimin.com/2011/08/28-years/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Aug 2011 12:20:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GM</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Ulang Tahun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://julianalimin.com/2011/08/28-years/</guid>
		<description><![CDATA[Umur gue pada hari ini genap 28 tahun. Duh, makin tua aja nih gue. Punggung gue semakin gampang pegel kalau naik motor, begadang jangankan sampai pagi sampai tengah malam aja udah bisa ketiduran duluan. Dan dua tahun lagi gue mencapai angka Kepala Tiga… Ganti Topik! Tahun ini banyak sekali hal yang perlu gue syukuri. Akhirnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Umur gue pada hari ini genap 28 tahun. Duh, makin tua aja nih gue. Punggung gue semakin gampang pegel kalau naik motor, begadang jangankan sampai pagi sampai tengah malam aja udah bisa ketiduran duluan. Dan dua tahun lagi gue mencapai angka Kepala Tiga… Ganti Topik!</p>
<p><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/08/Wedding-Couple1.jpg" target="_blank"><img style="background-image: none; border-right-width: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; float: left; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; padding-top: 0px" title="Wedding Couple" border="0" alt="Wedding Couple" align="left" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/08/Wedding-Couple_thumb1.jpg" width="165" height="244"></a>Tahun ini banyak sekali hal yang perlu gue syukuri. Akhirnya setelah lama pacaran kesampaian juga untuk menikahi Indah. Semoga pernikahan ini bisa kekal abadi, AMIN. Saat ini gue sudah 4 bulan menikah dan masih menyesuaikan diri dengan kehidupan yang baru ini. Kehidupan pernikahan itu bukan hanya tentang senang-senang, tapi tentang juga mengenai tanggung jawab dan saling menghargai. Semakin cepat sebuah pasangan menyadari hal ini, semakin awet pernikahan mereka.</p>
<p>Tentunya pernikahan gue juga berimbas kepada pekerjaan. Yang tadinya mikir bisa lembur sampai pagi, sekarang harus berpikir bahwa ada yang khawatir di rumah memikirkan kesehatan kita. Cara kita menilai orang-orang disekitar kita juga menjadi sedikit berbeda.</p>
<p>Semuanya masih baru bagi gue :).</p>
<p>Di lain hal, jangan pernah lupa sama keluarga asal kalian. Menikah bukan berarti putus hubungan dengan Keluarga dan Orang Tua.</p>
<blockquote><p><em>Thank you God <br />for giving me what I have today <br />and taking from me what I&#8217;m not supposed to have.</em></p>
<p><em>They say Live is to short for regrets<br />Yet I can&#8217;t stop looking back <br />So many things I could have done<br />But it’s all in the past now, right?</em></p>
<p><em>So I am looking forward to what You have prepared for me</em></p>
</blockquote>
<p>Indah baru aja datang ke kantor bawa Kue. Surprise banget <img style="border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-top-style: none; border-right-style: none" class="wlEmoticon wlEmoticon-secrettellingsmile" alt="Secret telling smile" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/08/wlEmoticon-secrettellingsmile.png"></p>
<p>Jika ini pandangan sekilas masa depan gue, maka gue tahu g akan sangat bahagia kedepannya <img style="border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-top-style: none; border-right-style: none" class="wlEmoticon wlEmoticon-smile" alt="Smile" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/08/wlEmoticon-smile.png"></p>
<p><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/08/My-BDay-2011.jpg" target="_blank"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-top: 0px; margin-right: auto; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="My BDay 2011" border="0" alt="My BDay 2011" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/08/My-BDay-2011_thumb.jpg" width="184" height="244"></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://julianalimin.com/2011/08/28-years/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kau beri aku sesuatu &#8230;</title>
		<link>http://julianalimin.com/2011/04/kau-beri-aku-sesuatu/</link>
		<comments>http://julianalimin.com/2011/04/kau-beri-aku-sesuatu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Apr 2011 17:47:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GM</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[My Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://julianalimin.com/2011/04/kau-beri-aku-sesuatu/</guid>
		<description><![CDATA[Di dalam sebuah cerita ada seorang pria lajang tampan yang single. Dia terlihat bebas dan lepas penuh keceriaan. Seorang pria yang terkenal tukang gombal dan suka membuat para wanita tersipu malu dengan rayuan-rayuan mautnya. Antara membuat mereka tersipu malu atau membuat mereka tertawa karena tahu dia tidak serius. Seorang pria yang sangat suka melempar pancing [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di dalam sebuah cerita ada seorang pria lajang tampan yang single. Dia terlihat bebas dan lepas penuh keceriaan. Seorang pria yang terkenal tukang gombal dan suka membuat para wanita tersipu malu dengan rayuan-rayuan mautnya. Antara membuat mereka tersipu malu atau membuat mereka tertawa karena tahu dia tidak serius. Seorang pria yang sangat suka melempar pancing tanpa umpan. Dia dikenal sebagai Pria Jomblo Bahagia tanpa kekhawatiran. Apakah masalah pria tersebut sehingga ia tidak ingin memiliki pacar? </p>
<p>Di dasar hatinya dia seorang pesimis yang tidak percaya akan cinta. Tidak mungkin dua orang bisa hidup bahagia hingga akhir kehidupan mereka. Jika benar kenapa dia tidak pernah melihat sebuah pasangan yang bahagia hingga akhir hayat mereka? Di sebuah dunia dimana kita berpura-pura tidak mendengar saat melihat pasangan lain bertengkar? Di sebuah dunia yang kelam dimana perceraian adalah hal yang lazim, bukankah kita terlalu naif jika mengatakan percaya pada cinta hingga akhir hayat? Pria ini tidak ingin dilukai…</p>
<p>Namun seorang gadis mengubah segalanya. Dari berpuluh-puluh wanita yang pernah di godai dia, yang ini benar-benar berbeda. Hingga akhirnya dia tidak bisa menghilangkan gadis ini dari pikirannya. Apa alasannya? Apakah karena dia terlihat mandiri dan tidak butuh pria untuk mengawasi dia? Apakah karena gadis ini juga suka merayu si pria ini?Atau apakah karena gadis ini manis jika tersenyum? Yang jelas wanita ini memberikan pria ini ‘sesuatu’ yang tidak bisa ia jelaskan dan pria ini begitu ketakutan atas perasaan barunya ini. </p>
<p>Seorang pemancing yang pancing-pancingnya tidak pernah ada umpannya. Melihat sebuah Ikan yang begitu menarik hingga ia meloncat kedalam kolam untuk mencarinya. Ia hanya memandangi dan mengagumi Ikan tersebut. Berbulan-bulan berlalu dan pria ini meminta si gadis bertemu. Rasa ‘sesuatu’ itu tetap terasa dan akhirnya tanpa ia bisa mengendalikan dirinya ia mengucapkan bahwa ia ingin menjalin sebuah hubungan. Itu merupakan hal paling menakutkan yang pernah dia lakukan sampai saat itu …</p>
<p>Pada saat menjalin hubungan begitu banyak hal terjadi. Mereka berdua saling menyadari bahwa pasangannya tidak sempurna. Egoisme, tak tahu diri, kerapuhan, air mata, kehangatan. Gadis ini sering mengunggu si Pria berjam-jam untuk bisa bertemu dan bahkan Pria ini tidak pernah memberikan gadis ini bunga. Apakah mungkin Pria ini serius dengan Gadis ini? Kenyatannya si pria tidak lagi bisa membayangkan hidupnya tanpa gadis ini. </p>
<p>Di dalam hatinya pria tersebut masih seorang pesimis. Namun dia akan terkutuk hingga akhir hayat jika melepaskan si gadis. Jadi ia katakan pada gadis ini untuk mencoba menjalani kehidupan ini bersama hingga akhir hayat. Mereka tahu pasti akan ada pertengkaran dan akan ada air mata. Tapi juga pasti akan banyak kehangatan dan tawa canda. Dan dengan izin Tuhan akan ada buah hati yang akan melengkapi kehidupan mereka.</p>
<p>Maka mereka memutuskan untuk menikah. Mari kita doakan agar ‘sesuatu’ yang menyatukan mereka&nbsp; membuat mereka bahagia bersama hingga akhir hayat mereka.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://julianalimin.com/2011/04/kau-beri-aku-sesuatu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Resepsi dimana? (Kisah menemukan tempat)</title>
		<link>http://julianalimin.com/2011/03/resepsi-dimana-kisah-menemukan-tempat/</link>
		<comments>http://julianalimin.com/2011/03/resepsi-dimana-kisah-menemukan-tempat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Mar 2011 04:49:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GM</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[Istana Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://julianalimin.com/?p=319</guid>
		<description><![CDATA[Pembaca, beberapa bulan yang lalu … pada saat memutuskan untuk menjalin ikatan Suci antara dua insan manusia … Julian GM Alimin dan Sri Indah Daruningsih sangat kebingungan apa saja yang harus dipersiapkan untuk menikah!!! Namun … kesulitan tersebut dengan perlahan dapat menghilang setelah melakukan survey ke beberapa gedung pernikahan (sampai sini aja parody Siletnya, ). [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pembaca, beberapa bulan yang lalu … pada saat memutuskan untuk menjalin ikatan Suci antara dua insan manusia … Julian GM Alimin dan Sri Indah Daruningsih sangat kebingungan apa saja yang harus dipersiapkan untuk menikah!!! Namun … kesulitan tersebut dengan perlahan dapat menghilang setelah melakukan survey ke beberapa gedung pernikahan (sampai sini aja parody Siletnya, <img style="border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-top-style: none; border-right-style: none" class="wlEmoticon wlEmoticon-openmouthedsmile" alt="Open-mouthed smile" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/03/wlEmoticon-openmouthedsmile2.png">).</p>
<p>Pertama gue dan Indah mencoba pergi ke beberapa Masjib di daerah Jakarta Selatan untuk mensurvey biaya sewa gedung, katering, dsb. Tapi sebelum kita berhasil mensurvey harga, kita sadari bahwa walaupun Jak-Sel mudah untuk dicapai oleh kawan-kawan kita TAPI Keluarga Indah kan tinggal di Tangerang, jauh sekali untuk mereka. Belum transportasi dan mungkin harus menyewa penginapan untuk yang rumahnya jauh.</p>
<blockquote><p>Kalau dipikir-pikir, yang lebih penting itu dekat dari teman kuliah, teman sekolah dan teman kerja ATAU dekat dari keluarga dan mudah di hari H?</p>
</blockquote>
<p>Jawabannya mudah dijawab, kecuali kalian adalah anak Konglomerat yang bisa mengeluarkan Budget beberapa M untuk pernikahan <img style="border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-top-style: none; border-right-style: none" class="wlEmoticon wlEmoticon-hotsmile" alt="Hot smile" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/03/wlEmoticon-hotsmile.png">.</p>
<p>Akhirnya kita mulai mencari-cari di Tangerang. Gue dan indah pengen pernikahan yang Out Door, dan pikiran pertama kita adalah di Kolam Renang. Kita sempat pergi ke dua kolam renang di Tangerang Taman Royal 2 dan Taman Banjar Wijaya. Ternyata yang satu sudah tidak lagi disewa, karena beberapa kejadian dimana setelah resepsi kolam renangnya ada peniti dan ada anak kecil yang ketusuk peniti setelahnya. Nah kolam renang yang kedua masih bisa disewa. Tempatnya bagus, dan kita lihat foto-foto resepsi yang sudah dilangsungkan disana. Very nice.</p>
<p>Ada tempat buat pondokan, pengantinnya di pinggir kolam, dan overall keren banget. Nah, di tengah-tengah kolam ada tempat yang memisahkan antara kolam anak kecil dan kolam yang dalam. Dan bentuknya itu cocok sebagai tempat pelamin pengantin. Tapi, menurut pengelola tempat tersebut tidak boleh meletakkan property terlalu dekat dengan kolam. Hal itu yang membuat kita mencari tempat lain.</p>
<p>Berikutnya, kita mencari tempat yang lebih sering dipakai. Ada sebuah Gedung yang namanya “Happy”. Bagus dan sering dipakai. Kebetulan kita kesana pas ada acara penikahan dan diajak cicipin makannya di belakang. Enak, especially Gado-gado pengantinnya. Tapi posisinya jauh dari Tol. Khawatir ga ada yang nemu, dan parkiran sangat susah jika ada acara. Hal lain adalah kita ingin di Outdoor kan. Jadi harus kemana? Sewa tempat main Golf? Tapi g yakin akan mahal bangat.</p>
<p><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/04/2026-.png"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-top: 0px; margin-right: auto; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="2026-" border="0" alt="2026-" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/04/2026-_thumb.png" width="244" height="79"></a></p>
<p>Akhirnya kita ketemu sama tempat yang namanya Restoran Istana Nelayan. Jaraknya hanya 5 menit dari rumah Indah, posisi pas keluar Jalan Tol, dan makanannya terkenal enak (walau gue belum pernah coba). Dan pada saat kita kesana, suasananya asyik bangat. Outdoor, pelaminan di luar. Tapi ada Tenda yang menutup 1/2 area, just in case kalau hujan. Perfect. Dan pas kita kesana, mereka menyediakan beberapa paket yang masing-masing sudah include Sewa Gedung, Katering, Bridal, Sound System, Undangan, dsb. Satu-satunya tambahan adalah Pondokan. Yang membuat g kaget adalah bahwa harganya cukup murah, ga semahal yang di Jakarta. Pertama kita kesana itu Agustus 2010 namun pada saat bulan Oktober 2010 kesana lagi, harganya sudah naik sekitar 10%, tapi tetap masih dibawah rata-rata di Jakarta.</p>
<p><iframe height="350" marginheight="0" src="http://maps.google.com/maps?f=q&amp;source=embed&amp;hl=en&amp;geocode=&amp;q=istana+nelayan+near+tangerang&amp;aq=&amp;sll=37.996163,-95.712891&amp;sspn=29.236297,86.572266&amp;ie=UTF8&amp;hq=istana+nelayan&amp;hnear=Tangerang,+Banten,+Indonesia&amp;ll=-6.221347,106.632676&amp;spn=0.094691,0.006295&amp;output=embed" frameborder="0" width="425" marginwidth="0" scrolling="no"></iframe><br /><small><a style="text-align: left; color: #0000ff" href="http://maps.google.com/maps?f=q&amp;source=embed&amp;hl=en&amp;geocode=&amp;q=istana+nelayan+near+tangerang&amp;aq=&amp;sll=37.996163,-95.712891&amp;sspn=29.236297,86.572266&amp;ie=UTF8&amp;hq=istana+nelayan&amp;hnear=Tangerang,+Banten,+Indonesia&amp;ll=-6.221347,106.632676&amp;spn=0.094691,0.006295" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/maps.google.com/maps?f=q_amp_source=embed_amp_hl=en_amp_geocode=_amp_q=istana+nelayan+near+tangerang_amp_aq=_amp_sll=37.996163_-95.712891_amp_sspn=29.236297_86.572266_amp_ie=UTF8_amp_hq=istana+nelayan_amp_hnear=Tangerang_+Banten_+Indonesia_amp_ll=-6.221347_106.632676_amp_spn=0.094691_0.006295&amp;referer=');">View Larger Map</a></small>
<p>Jadi, alasan kita memilih Istana Nelayan itu Outdoor, mudah akses dari Tol, harganya ekonomis. Nah sekarang tinggal berdoa semoga di Hari H tidak hujan <img style="border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-top-style: none; border-right-style: none" class="wlEmoticon wlEmoticon-sun" alt="Sun" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/03/wlEmoticon-sun.png">. AMIN</p>
<p>PS: Di quote paling atas tentang apa yang lebih penting, gue hampir menggunakan kata-kata kerabat. Tapi gue ga tahu apa arti kerabat. Keluarga? Atau teman kerja? Dan gue males buka Google <img style="border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-top-style: none; border-right-style: none" class="wlEmoticon wlEmoticon-whome" alt="Who me?" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/03/wlEmoticon-whome.png">.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://julianalimin.com/2011/03/resepsi-dimana-kisah-menemukan-tempat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengurus Undangan &#8211; Undang Siapa?</title>
		<link>http://julianalimin.com/2011/03/mengurus-undangan-undang-siapa/</link>
		<comments>http://julianalimin.com/2011/03/mengurus-undangan-undang-siapa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2011 15:28:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GM</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[Undangan]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://julianalimin.com/?p=306</guid>
		<description><![CDATA[Gue ga menyangka bahwa banyak sekali yang harus diurus pada saat ingin melangsungkan pernikahan. Jadi gue mau coba untuk share masing-masing hal kepada kalian sambil menunggu Count Down Hari-H. Kali ini akan membahas Undangan. Pertama-tama bicara masalah undangan sama Indah yang kepikiran adalah bahwa bentuknya harus Cute banget (tentu ini permintaan Indah) tapi tetap gokil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gue ga menyangka bahwa banyak sekali yang harus diurus pada saat ingin melangsungkan pernikahan. Jadi gue mau coba untuk share masing-masing hal kepada kalian sambil menunggu Count Down Hari-H. Kali ini akan membahas Undangan.</p>
<p><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/03/IMG00303-20110326-10331.jpg"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-top: 0px; margin-right: auto; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="Banyak Undangan?!?!?" border="0" alt="Banyak Undangan?!?!?" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/03/IMG00303-20110326-1033_thumb.jpg" width="244" height="184"></a></p>
<p>Pertama-tama bicara masalah undangan sama Indah yang kepikiran adalah bahwa bentuknya harus Cute banget (tentu ini permintaan Indah) tapi tetap gokil dan kocak (ga perlu disebutin ini ide siapa…). Ide dari gue, di covernya gue pakai baju Spider-Man tanpa masker bergelantungan terbalik ngasih bunga ke indah yang pakai Wig warna merah. Tapi herannya saat gue menyampaikan ide tersebut wajah Indah tidak menampilkan ekspresi sehingga gue tidak pernah menyebutkan ide tersebut lagi… Ide dari Indah ada foto lucu dimana gue ngasih Indah bunga dan dia berwajah senang dan sudutnya dari depan dan belakang.</p>
<p>Banyak ide yang bermunculan, namun kalau dipikir-pikir rasanya undangan tersebut hanya dipakai satu kali dan ujung-ujungnya dibuang saja. Menurut kita tidak worth it, jadi kita buat undangan yang simple aja yang sudah didapatkan dari paket pernikahan. Tanpa foto, hanya tulisan saja.</p>
<p>Dilemma berikutnya adalah bagaimana cara pembagian undangan tersebut? Abdi dulu berkata bahwa</p>
<blockquote><p>Undangan itu prioritas utamanya orang tua. Tanya mereka berapa undangan yang mereka butuhkan dan kita akan dapat sisanya.</p>
</blockquote>
<p>Makanya gue tanya kepada orang tua mereka ingin mengundang berapa. Namun masalahnya jika mereka ingin mengundang lebih banyak atau hanya menyisakan beberapa undangan saja untuk kita bagaimana? Tidak masalah, karena pernikahan itu kan saat dimana orang tua melepas kita dan mereka ingin membanggakan kepada semua orang peristiwa tersebut. Kita harus rela dengan berapapun undangan yang tersisa.</p>
<p>Pertanyaan paling sulit adalah bagaimana dengan semua sahabat, kawan yang pernah kalian kenal? Atau teman kantor (dan Klient mungkin)? Apakah akan diberikan satu-satu? Jika diberikan secara kolektif apakah mereka akan tersinggung? Ditelepon saja apakah cukup? Atau diberikan secara elektronik aja (Facebook, Email, BBM)? Atau cukup dikasih tahu secara lisan aja?</p>
<blockquote><p>Hal terakhir yang gue inginkan adalah membuat seseorang tersinggung</p>
</blockquote>
<p>Gue coba kembalikan kepada diri gue sendiri. Apakah gue akan tersinggung? Lalu gue melihat ke masa lalu. Saat ada teman dekat menikah dan dia menghubungi gue nanya harus mengantar undangan kemana. Gue selalu jawab, gue kan temen dekat lo jadi ga usah pakai undangan juga gue pasti datang. Sama halnya jika ada undangan kolektif bertuliskan Lantai 3 atau teman Kampus.&nbsp; Gue usahakan untuk datang, tapi jika ada orang yang memberikan extra effort untuk mengantar undangannya atau ada undangan bertuliskan nama gue, maka ada perasaan “Ohhh, gue dihargain ya.” Dan ada perasaan senang sekaligus bangga. Nah, uniknya perasaan yang sama gue alami pada saat gue di Buzz oleh yang mau nikah lewat YM, Skpe, Facebook Chat atau jika diundang by email. Jadi gue putuskan untuk menggunakan media yang bisa mencapai mereka dengan urutan Elektronik dulu baru yang conventional. Gue cuman bisa berdoa yang diundang tidak tersinggung.</p>
<p>Nah, kembali lagi dari prinsip undangan. Tujuannya adalah untuk mengundang orang datang ke acara kita (sudah jelas kan). Bagaimana jika yang diundang berhalangan? Apakah gue akan tersinggung jika mereka tidak memberikan kabar? Jawabannya tidak. Cara berpikir gue simple.</p>
<blockquote><p>Harapan pertama adalah doa dan restu yang ikhlas TAPI bisa melihat wajah kalian dan membagi hari bahagia gue adalah BONUS yang LUAR BIASA</p>
</blockquote>
<p>Jadi doa dari kalian sudah lebih dari cukup. Tentu ini tidak berlaku untuk anggota Keluarga. Bayangin Nyokap bilang, aku doain aja ya <img style="border-bottom-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-left-style: none" class="wlEmoticon wlEmoticon-disappointedsmile" alt="Disappointed smile" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/03/wlEmoticon-disappointedsmile.png">.</p>
<p>PS: Mulai sekarang g diubah menjadi gue atas saran dari Muhajir <img style="border-bottom-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-left-style: none" class="wlEmoticon wlEmoticon-openmouthedsmile" alt="Open-mouthed smile" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/03/wlEmoticon-openmouthedsmile1.png"></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://julianalimin.com/2011/03/mengurus-undangan-undang-siapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Julian and Indah getting Married?!?!</title>
		<link>http://julianalimin.com/2011/03/julian-and-indah-getting-married/</link>
		<comments>http://julianalimin.com/2011/03/julian-and-indah-getting-married/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 14:12:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GM</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[Indah]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://julianalimin.com/?p=302</guid>
		<description><![CDATA[Masih sulit percaya bahwa akhirnya g mengumumkan bahwa g akan menikah. Setelah dua tahun pacaran, g dan Indah memutuskan bahwa sekarang adalah saat yang paling tepat untuk menikah. Baik itu secara karir, umur, kematangan rasanya sudah sangat mantap untuk melangsungkan ikatan suci ini. Tapi g mau share cerita bagaimana kita sampai pada titik ini. Dulu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/03/19.jpg"><img style="background-image: none; border-right-width: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto; padding-top: 0px" title="19" border="0" alt="19" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/03/19_thumb.jpg" width="324" height="484"></a></p>
<p>Masih sulit percaya bahwa akhirnya g mengumumkan bahwa g akan menikah. Setelah dua tahun pacaran, g dan Indah memutuskan bahwa sekarang adalah saat yang paling tepat untuk menikah. Baik itu secara karir, umur, kematangan rasanya sudah sangat mantap untuk melangsungkan ikatan suci ini. Tapi g mau share cerita bagaimana kita sampai pada titik ini.</p>
<p>Dulu g sudah bercerita <a href="http://julianalimin.com/2010/08/bagaimana-kita-jadian/" target="_blank">bagaimana akhirnya kita bisa jadian</a>. Tapi kapankah kita memutuskan bahwa dialah orang yang dengannya kita ingin habiskan sisa hidup kita? Bagi g hal tersebut terjadi setelah Indah lulus probation period <img style="border-bottom-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-left-style: none" class="wlEmoticon wlEmoticon-smilewithtongueout" alt="Smile with tongue out" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/03/wlEmoticon-smilewithtongueout.png"> (just kidding). Sebetulnya dari sebelum pacaran, g udah menimbang-nimbang apakah dia cocok dijadikan istri. Bagi g pacaran itu adalah hal yang sangat serius dan bukan untuk main-main. Andai mau main-main maka g nyari HTS bukan nyari pacar. Langkah pacaran sebetulnya lebih ke arah mencoba mengenal dia lebih dekat dan berkenalan dengan keluarganya. G ga tahu kapan tepatnya tapi setelah beberapa bulan pacaran g sudah berpikir untuk menikah dengan Indah. Namun saatnya belum tepat, g belum merasa cukup mapan secara karir.</p>
<blockquote><p>Tentukan target tanggal yang masuk akal lalu berkomitmenlah untuk mewujudkan tanggal tersebut.</p>
</blockquote>
<p>September 2010, saat g diangkat menjadi Customer Care Manager di DataOn, adalah saat dimana g membuat keputusan untuk segera melangsungkan pernikahan. Namun masalahnya adalah kapan? Akhirnya g mendapatkan petunjuk sampai g bertemu dengan kawan g Abdi Wisesa. Dia memberi Nasehat yang menjadi pendorong g untuk segera menentukan tanggal. Abdi berkata: “Jul, saat g mau nikah g juga bingung. Tapi, g dinasehatin orang. Tentukan target tanggal yang masuk akal lalu berkomitmenlah untuk mewujudkan tanggal tersebut. Maka yang diatas akan melancarkan jalannya” Kata-kata Abdi sangat mendorong g untuk segera menentukan tanggal dan akhirnya membuat g menyatakan akan menikah di awal tahun 2011.</p>
<p>Satu hal yang akan g selalu ingat mengenai mencari tanggal menikah adalah kata-kata:</p>
<blockquote><p>Yang tentuin tanggal menikah itu bukan kita tapi Gedung resepsi</p>
</blockquote>
<p>Kalau menikah di Gedung, maka kalian harus ikutin Jadwal si Gedung. Kecuali kalian menentukan tanggal jauh hari sebelumnya. G dan indah aja yang dari 6 bulan sebelumnya membuat jadwal untuk akhir Maret, akhirnya harus mengubah tanggal karena sudah dibooking oleh orang lain <img style="border-bottom-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-left-style: none" class="wlEmoticon wlEmoticon-openmouthedsmile" alt="Open-mouthed smile" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/03/wlEmoticon-openmouthedsmile.png"> sehingga menjadi <strong>10 April 2011</strong>. Dimanakah itu? Yang kita inginkan adalah tempat yang <strong>mudah dicapai</strong> dan <strong>outdoor</strong>. Akhirnya setelah mencari-cari kita temukan tempat yang kelihatannya sangat cocok, yaitu Istana Nelayan Resto yang berlokasi di Tangerang. Tangerang karena Indah tinggal di Tangerang dan Akad nikahnya kan di rumah Indah.</p>
<p><iframe height="350" marginheight="0" src="http://maps.google.com/maps?f=q&amp;source=s_q&amp;hl=en&amp;geocode=&amp;q=istana+nelayan+near+tangerang&amp;aq=&amp;sll=37.996163,-95.712891&amp;sspn=29.236297,86.572266&amp;ie=UTF8&amp;hq=istana+nelayan&amp;hnear=Tangerang,+Banten,+Indonesia&amp;ll=-6.221347,106.632676&amp;spn=0.094691,0.006295&amp;output=embed" frameborder="0" width="425" marginwidth="0" scrolling="no"></iframe><br /><small><a style="text-align: left; color: #0000ff" href="http://maps.google.com/maps?f=q&amp;source=embed&amp;hl=en&amp;geocode=&amp;q=istana+nelayan+near+tangerang&amp;aq=&amp;sll=37.996163,-95.712891&amp;sspn=29.236297,86.572266&amp;ie=UTF8&amp;hq=istana+nelayan&amp;hnear=Tangerang,+Banten,+Indonesia&amp;ll=-6.221347,106.632676&amp;spn=0.094691,0.006295" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/maps.google.com/maps?f=q_amp_source=embed_amp_hl=en_amp_geocode=_amp_q=istana+nelayan+near+tangerang_amp_aq=_amp_sll=37.996163_-95.712891_amp_sspn=29.236297_86.572266_amp_ie=UTF8_amp_hq=istana+nelayan_amp_hnear=Tangerang_+Banten_+Indonesia_amp_ll=-6.221347_106.632676_amp_spn=0.094691_0.006295&amp;referer=');">View Larger Map</a></small></p>
<p>Semua yang kita lakukan setelah itu terasa seperti sebuah Roller Coster. Mencari Cincin yang cocok, memilih makanan, memilih pondokan, pilih Kebaya, Undangan, Fitting, cari souvenir, g heran kenapa ga ada orang yang terkena serangan jantung saat mengurus pernikahan. Tapi ini sesuatu yang harapannya hanya kita lakukan satu kali seumur hidup jadi ga apa-apa lah.</p>
<p>Sekarang Hari H semakin mendekat dan tinggal 3 minggu lagi. Setiap kali melihat Kalendar hati g mulai berdegup kencang. <img style="border-bottom-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-left-style: none" class="wlEmoticon wlEmoticon-smile" alt="Smile" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/03/wlEmoticon-smile.png"> Semoga bisa lancar semuanya. AMIN.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://julianalimin.com/2011/03/julian-and-indah-getting-married/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Resolusi telat 2011</title>
		<link>http://julianalimin.com/2011/02/resolusi-telat-2011/</link>
		<comments>http://julianalimin.com/2011/02/resolusi-telat-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Feb 2011 23:39:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GM</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Thoughts]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[Resolusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://julianalimin.com/2011/02/resolusi-telat-2011/</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang kita telah berada di tahun 2011. Tanggal tepatnya adalah tanggal 6 February 2011. G berada di Dubai menunggu pesawat menuju ke Jakarta dan g berpikir, “Hey, kenapa sih Blog www.julianalimin.com tidak pernah diupdate?” Sudah banyak sekali draft yang menurut g sudah menuju arah untuk standar Blog ini (FYI standar dari blog www.julianalimin.com adalah membuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang kita telah berada di tahun 2011. Tanggal tepatnya adalah tanggal 6 February 2011. G berada di Dubai menunggu pesawat menuju ke Jakarta dan g berpikir, “Hey, kenapa sih Blog <a href="http://www.julianalimin.com" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/www.julianalimin.com?referer=');">www.julianalimin.com</a> tidak pernah diupdate?” Sudah banyak sekali draft yang menurut g sudah menuju arah untuk standar Blog ini (FYI standar dari blog <a href="http://www.julianalimin.com" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/www.julianalimin.com?referer=');">www.julianalimin.com</a> adalah membuat anda ngantuk karena bosan tapi masih di ambang-ambang untuk tidak ketiduran). Tapi g ga pernah sempat untuk upload atau menulis ulang, kebanyakan adalah tulisan yang belum selesai. Setiap saat g berpikir untuk memulai lagi, g hanya “memikirkannya” instead of mulai menulis. Well, sekarang g sudah mulai nulis lagi dan semoga kali ini bertahan lebih lama dari sebelumnya.</p>
<h6>Apa yang telah g capai di 2010 dan ingin g targetkan di 2011?</h6>
<p>Mari melihat dulu ke tahun 2010. Di <a href="http://julianalimin.com/2009/12/2010-maju-terus-pantang-mundur/" target="_blank">postingan lama</a> g menyebutkan bahwa harapan 2010 adalah:</p>
<blockquote><p>Semoga g tidak pernah mengecewakan orang-orang yang menaruh kepercayaan kepada g, baik keluarga, pacar sahabat, rekan kerja, klient, dan diri g sendiri.</p>
</blockquote>
<p>Serius ini adalah Komitmen paling sulit dan g rasa tidak berhasil g penuhi. Masalahnya pada saat mengucapkan harapan tersebut dan membayangkan apakah g pernah mengecewakan anggota keluarga, pacar, sahabat, rekan kerja maupun klient rasanya sih pernah. Agak membuat sedih memang tapi ini kenyataan. Bukan berarti g ga mencapai apa-apa di 2010 tapi kalau hanya diukur berdasarkan apakah tidak pernah mengecewakan rasanya sangat sulit sekali ya. </p>
<p><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/02/image.png"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-top: 0px; margin-right: auto; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="image" border="0" alt="image" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/02/image_thumb.png" width="244" height="68" /></a></p>
<p>Mind Champ! G ikut sebuah seminar <strong>Mind Champ</strong> di kantor dan intinya adalah bahwa selama otak bisa dibuat berpikir bahwa tidak ada yang tidak mungkin maka tidak ada yang tidak mungkin. So untuk 2011 harapannya adalah sama!</p>
<p>Sulit untuk menyebutkan prestasi g di 2010 tanpa masuk ke detil dari klien maupun kantor dan itu adalah hal yang tidak ingin g lakukan di Blog ini. Tapi g bisa sebutkan bahwa g diberi kepercayaan oleh DataOn untuk menjadi Customer Care Manager. Yuppp, Julian Alimin disuruh menangani Departemen Customer Care. Hal pertama yang g pikirkan saat Ko Yus (CTO dari DataOn &#8211; Yus Wadi) memanggil dan mengatakan bahwa gw suruh menangani Customer Care adalah “OMG.. Apa? Gw? Tapi.. kenapa g?” Lalu tiba-tiba seluruh ruangan Ko Yus berasa merah dan kepala g kunang-kunang. Badan berasa panas dingin dan banyak pikiran muncul di kepala g. “Apakah g mampu? Tapi, itu berarti g Dep Head? Tapi g kan Julian Alimin? Tapi … tapi … tapi …”</p>
<p><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/02/image1.png"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-top: 0px; margin-right: auto; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="image" border="0" alt="image" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/02/image_thumb1.png" width="200" height="244" /></a></p>
<p>Akhirnya g berpikir, “Semua pertanyaan itu bukan mereka yang harus menjawab tapi GW!”. Justru mereka yang memberikan pertanyaan apakah g mampu dan g yang harus bisa menjawabnya. Ternyata transisinya tidak mudah tapi g senang dengan prosesnya. Semakin banyak klien yang g tangani, rekan kerja yang kerja barang makin banyak, I honestly enjoy it. Dan sekarang adalah saatnya Moment of Truth, g harus bisa memberikan hasil.</p>
<p>Saat ini tugas g di kantor lebih kearah Management tapi aslinya kan g anak Teknik. Jadi g harap bisa mulai belajar atau mendalami ilmu coding g. Secara spesifik pembuatan Modern Web UI dan Mobile UI berbasis Framework. Tapi dengan catatan bisa mengimplementasikan ide:</p>
<blockquote><p>Good Artists Copy, Great Artists Steal</p>
</blockquote>
<p>Hal lain yang ingin g lakukan atau lebih tepatnya sudah kita rencanakan (kita disini adalah gw dan Indah) yaitu untuk menikah. Tidak akan terlalu masuk ke detil tapi doakan agar sebentar lagi di Blog ini ada posting undangan pernikahan.</p>
<h6>So di 2011 ada 2 target.</h6>
<ol>
<li>Menikah dengan Indah</li>
<li>Menjawab tantangan yang telah dipercayakan kepada g</li>
<li>Mendalami Modern UI and Framework</li>
</ol>
<p>Dan ada satu Filosofi:</p>
<p>Semoga g tidak pernah mengecewakan orang-orang yang menaruh kepercayaan kepada g, baik keluarga, pacar/istri, sahabat, rekan kerja, klient, dan diri g sendiri.</p>
<p>PS: G ga akan menyinggung Six Pack di 2011 karena g udah putus asa.</p>
<p><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/02/image2.png"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-top: 0px; margin-right: auto; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="image" border="0" alt="image" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/02/image_thumb2.png" width="124" height="244" /></a></p>
<p align="center">Kata dia it works! <strong>*Mind Champ Mind*</strong>, mungkin g pertimbangkan deh. <img style="border-bottom-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-left-style: none" class="wlEmoticon wlEmoticon-smilewithtongueout" alt="Smile with tongue out" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2011/02/wlEmoticon-smilewithtongueout.png" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://julianalimin.com/2011/02/resolusi-telat-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana kita jadian</title>
		<link>http://julianalimin.com/2010/08/bagaimana-kita-jadian/</link>
		<comments>http://julianalimin.com/2010/08/bagaimana-kita-jadian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2010 07:37:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GM</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Past Romantic Stories]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://julianalimin.com/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[Udah lama ga nulis di Blog ini, alasannya karena akhir-akhir ini g sangat sibuk dengan pekerjaan dan pacaran. But g rasa sebagai selingan sebelum g menulis tentang pengalaman g di Singapore, g posting tulisan yang sudah lama bangat tersimpan di Draft tapi baru hari ini g selesaikan. Dan hasilnya adalah sbb: Teman-teman mungkin melihat perbedaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Udah lama ga nulis di Blog ini, alasannya karena akhir-akhir ini g sangat sibuk dengan pekerjaan dan pacaran. But g rasa sebagai selingan sebelum g menulis tentang pengalaman g di Singapore, g posting tulisan yang sudah lama bangat tersimpan di Draft tapi baru hari ini g selesaikan. Dan hasilnya adalah sbb:</p>
<p>Teman-teman mungkin melihat perbedaan di Blog g pada tahun ini. Dulu g jadikan Blog g sebagai tempat pengaduan Frustasi g karena gagal dalam urusan Cinta. Merasa tidak pernah beruntung dalam hal cinta makanya g selalu tulis hal-hal yang kelam. Namun sekarang status g udah ga Jomblo lagi :D. Sekarang Julian sudah laku. Dan banyak yang penasaran cewe macam apa sih yang mau sama Julian. Well, inilah bagaimana semuanya bermula.</p>
<p>Tahun lalu g dapat Project baru dan saat itu g dikenalkan dengan seorang Gadis. Dia bekerja di perusahaan rekanan kantor g dan nama dia sangat Indah (Serius namanya Indah). Stylenya lucu, tapi g ga ingat banyak soal pertemuan pertama kecuali bahwa di ruang meeting tersebut banyak sekali kue-kue enak :D.</p>
<p>Pada pertemuan tersebut, g sedang dalam masa Transisi. G udah lama ga berpikir untuk pacaran dan sepenuhnya menerjunkan diri dalam dunia kerja. Bisa dibilang g sangat puas dengan posisi g saat itu dan tidak terlalu perduli dengan pendapat cewe-cewe di sekitar g. Di saat yang bersamaan dengan percaya diri yang tinggi, g berusaha menebar pesona ke para wanita di sekitar g. Semua cewe tiba-tiba bilang Julian Ganjen. Hmmm well maybe yes maybe no.</p>
<p>Saat itu banyak cewe yang sepertinya suka dengan gaya g yang tidak perduli sambil tebar pesona. Tepat seperti perkiraan g, gaya g tersebut membuat para wanita penasaran. G selalu tersenyum lebar dan berkata pada diri g: “Gile Julian, lo tuh keren banget, lo tuh ganteng banget. Kalau lo mau semua cewe bisa lo dapetin, bahkan yang sudah punya cowo sekalipun”. G rasa percaya diri g ini ditangkap oleh para kaum hawa, mereka semua melihat g dengan beda. Seperti halnya coklat nikmat yang tinggi kalori namun tidak boleh mereka cicipi. Mereka menolaknya karena tahu bahwa coklatnya dapat membuat mereka gemuk tapi mereka terus membayangkan bisa mencicipi coklat tersebut. Yeahh, I’m your Chocolate Temptation.</p>
<p align="center"><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/08/SemanisCoklat.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="Semanis Coklat" border="0" alt="Semanis Coklat" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/08/SemanisCoklat_thumb.jpg" width="184" height="244" /></a> </p>
<p align="center">Semanis Coklat!</p>
<p>Tapi cewe ini nih, yang namanya Indah nih, dia justru ga seperti yang lainnya. Orang lain kalau g sapa “Hi”, mereka antara bingung mau jawab apa. Berusaha untuk kendaliin diri (karena sex appeal g yang tinggi) dan jaga image. Kalau Indah, dia tetap senyum hangat dan tidak terpengaruh gaya g. Ahhhh, dia bikin g penasaran. So, g gunakan segala jurus dalam kamus yang g tahu. <em>Aku</em> Godai dia (Hah, makan itu Agnes Monica), <em>aku</em> buat penasaran dia, <em>aku</em> ajak dia ketemuan dan <em>aku</em> batalkan (lho ko jadi pakai aku sih?) dan g tarik ulur dia. Hohohohohoho &gt;:). Tapi semuanya tidak mempaaaaan!!!! Dia tetap bergaya acuh tak acuh. Kalau mau ketemu g ya sudah, kalau tidak mau ya sudah.</p>
<blockquote><h4>Senjata Makan Tuan ini namanya!!!</h4>
</blockquote>
<p>G merasakan jurus g sendiri. Dan g mulai berpikir kenapa jurus-jurus g ga ada yang mempan. Apakah mungkin dia bener-bener ga tertarik (Ini sangat amat tidak mungkin). Masa ga ada respon apa-apa sih? Dan ternyata g udah ga bisa berhenti mikirin dia dan telah suka sama dia. G mulai sering mikirin dia, curhat tentang kelakuan dia ini ke temen-temen g. Stress. Tapi g belum ada niat buat nembak dia.</p>
<p>Lalu akhirnya pada tanggal 25 Januari 2009, g ngajak dia ngedate ke Senayan City. G mikir apakah g mau sama dia? Saat jal<a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/08/200_cimg2415.jpg" target="_blank"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: 0px; border-left-width: 0px; margin-right: 0px" title="200_cimg2415" border="0" alt="200_cimg2415" align="right" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/08/200_cimg2415_thumb.jpg" width="204" height="204" /></a>an g narik tangan dia, terus dia bilang “Cieee pegangan tangan”. Aiihhhh, sekarang g berada di posisi buntu. Kalau g lepas tangan dia, dikira g peduli dia bilang apa. Kalau g pegang terus, harga diri g gimana? (Dia memang jago membuat g merasa serba salah!). Terus g ajak makan dia dan nanya mau makan dimana? “Hema Dutch Family!!!” Restoran Favoritnya dia. OK, kita kesana naik Motor Supra X favorit g (Gimana ga mau favorit, orang cuman punya satu :P).</p>
<p>Kita milih tempat duduk di ujung dan g minta dia duduk dipojok. Di situ g mulai berpikir apa yang harus g lakukan. Tiba-tiba g merasa hangat (apakah suasana hemanya? Atau karena Indahnya?). Dan g senang banget bisa ngobrol sama dia. Heart to Heart. Dan g memutuskan g pengen sama dia. Tapi bagaimana kalau di tolak? Ouwww. Tapi g pikir, “Julian GM Alimin kamu adalah seorang Project Manager. Masa bicara sama direktur aja bisa tapi lawan ngomong ama cewe ini aja ga bisa”. Hmm, tapi gimana kalu ditolak? Ok, ok, ga usah dipikirin dulu <em>just do it</em>! </p>
<p>Julian: “Indah, apakah kamu mau jadi pacar aku?”</p>
<p>Indah: “Lo nembak g ya?”</p>
<p>Julian: “Iya.”</p>
<p>Indah: “Ini salah satu lelucon kamu ya?”</p>
<p>Well, mungkin ada bagian yang lupa g ceritain. Pada saat g sedang PDKT ama dia g sering bercanda yang aneh-aneh. Beberapa contoh:</p>
<p>Setelah meeting dengan klien, kita untuk pertama kalinya makan bersama di Kantin. Saat ngobrol, g menanyakan hoby dan kesukaan dia. Tentunya untuk mengetahui apakah dia cocok untuk diajak berhubungan lebih dari sekedar hubungan professional. Pas di depan tukang Nasi Padang g nanya ke dia.</p>
<p>Julian: “Lo udah punya pacar belum?”</p>
<p>Indah: “What? Pertanyaan macam apa ini? Kita baru aja kenal dan g lagi ngantri di tukang nasi padang!”</p>
<p align="center">Tukang Nasi Padangnya ngelihatin g dan Taslim (staff g yang paling keren) ngelihatin g dan bilang “Boss bisa aja”. Menurut g kalau lo tertarik sama seseorang, maka sedini mungkin harus lo ungkapkan. Jika tidak, tahu-tahu lo telah menyiakan beberapa bulan atau tahun untuk mengejar sesuatu yang tidak ada hasilnya. Dan pertanyaan sudah punya pacar itu harus bisa lo tanyakan semudah menanyakan waktu sama seseorang. Tanya saja, bertingkah casual sambil melakukannya.<a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/08/Clickhere..027.jpg" target="_blank"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="Boss bisa aja" border="0" alt="Boss bisa aja" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/08/Clickhere..027_thumb.jpg" width="184" height="244" /></a>Taslim: “Boss Bisa aja!”</p>
<p>Julian: “Ya pertanyaan biasa. Tinggal dijawab, punya atau tidak (Sambil senyum atau lebih tepatnya nyengir lebar).”</p>
<p>Indah kayanya frustasi karena tahu g ga akan diam sebelum dia jawab dan akhirnya dia menjawab, “Belum”. Nah disini g berhasil mengambil resiko, orang lain mungkin akan menjawab “Sudah” walaupun mereka sebetulnya Jomblo namun kalau lo bertanya dengan casual dan sedini mungkin maka kemungkinan besar mereka akan jujur. Mereka belum punya alasan untuk tidak jujur atau tidak suka dengan kita. Tapi di sisi lain mungkin saja g salah :D.</p>
<p>Lalu setelah itu kita sering SMS-an. G SMS dia dan nulis, “Hi Beautifull, lagi mikirin g ya?”. Dan dia membalas dengan bilang, “Lo kali yang lagi&#160; mikirin g dan bingung nyari alasan buat bisa SMS g”. Jlebbbb (suara tombak yang nembus dada g). Harga diri g berasa dipertaruhkan.</p>
<p>Terus tanggal 8 Agustus 2008, g SMS dia bilang. “Indah, kita nikah yuk hari ini. Jam 8 lewat 8 menit”. Dan akhirnya malam-malam kita tukar-tukaran SMSan saling becanda (Akhirnya sih dia bilang dia udah siap dan pengen banget nikah sama g :P).</p>
<p>Jadi mungkin saja dia merasa bahwa g tidak serius nembak dia :). Back to Hema.</p>
<p>Julian: “G serius dan g sudah lama memikirkannya. Mungkin saja g bukan laki-laki yang paling cocok untuk kamu atau mungkin kamu bukanlah wanita yang menjadi jodoh g, tapi yang sudah pasti jika kita tidak pernah mencoba maka kita takkan pernah tahu dan g pasti akan menyesal seumur hidup.”</p>
<p>Indah: “G pikir-pikir dulu ya.”</p>
<p>G tahu ini kebiasaan para cewe, mau memikirkan dulu. Dan di malam harinya g pasti ga akan bisa tidur. Yang jelas g pengen jawaban sekarang dan jangan panggil g Julian kalau tidak bisa membuat dia menjawab sekarang juga!</p>
<p>Julian: “G ga mau menunggu, tapi mungkin lo ragu-ragu. Begini deh, kita pacaran probation dulu selama tiga bulan. Lalu setelah itu kita lihat apakah cocok atau tidak, jika tidak kita anggap tak pernah terjadi tapi jika cocok maka kita akan selamanya bersama.”</p>
<p>Kata-kata seoarang Project Manager keluar dari mulut g. Alasan apalagi yang bisa dia gunakan untuk menghindar.</p>
<p>Indah: “Lo kira g project HRIS!”</p>
<p>Julian: “Udahlah jawab saja.”</p>
<p>Indah: “Ya sudah :).”</p>
<p>Dan begitulah kita jadian, tentunya setelah satu minggu sama g dia sudah tergila-gila sama g. Sehingga kita tidak perlu melakukan review setelah tiga bulan dan dia langsung promosi menjadi pacar permanent g. Pada saat pulang dari Hema, g pegang tangan dia dan dia bilang “Cieeee, Julian udah punya pacar nih. Pegang-pegang pacar tangannya.” G senyum :). Dan Valentine berikutnya g punya pacar. Setelah g pikir-pikir, itu adalah Valentine pertama g dimana g tidak Jomblo :).</p>
</p>
<p align="center"><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/08/01252009003.jpg" target="_blank"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="First Picture Together" border="0" alt="First Picture Together" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/08/01252009003_thumb.jpg" width="244" height="184" /></a>Foto pertama kita sebagai pasangan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://julianalimin.com/2010/08/bagaimana-kita-jadian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>End of the Trilogy &#8211; March 2010 London Trip Part 3</title>
		<link>http://julianalimin.com/2010/03/end-of-the-trilogy-march-2010-london-trip/</link>
		<comments>http://julianalimin.com/2010/03/end-of-the-trilogy-march-2010-london-trip/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 06:23:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GM</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Trips]]></category>
		<category><![CDATA[London]]></category>
		<category><![CDATA[Sigapore]]></category>
		<category><![CDATA[Trips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://julianalimin.com/2010/03/end-of-the-trilogy-march-2010-london-trip/</guid>
		<description><![CDATA[Inilah bagian terakhir dari 3-part cerita London Experience g. So please enjoy dan g bisa janjiin bahwa ini adalah bagian paling kocak dan naas dari pengalaman g. Ceritanya dimulai dari keinganan g ingin beli sepatu sampai bagaimana akhirnya g bisa sampai di Singapore. BELANJA DI LONDON G datang ke London dengan satu niat mulia, beli [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00330201003141244.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: 0px; border-left-width: 0px; margin-right: 0px" title="IMG00330-20100314-1244" border="0" alt="IMG00330-20100314-1244" align="left" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00330201003141244_thumb.jpg" width="244" height="184" /></a> Inilah bagian terakhir dari 3-part cerita London Experience g. So please enjoy dan g bisa janjiin bahwa ini adalah bagian paling kocak dan naas dari pengalaman g. Ceritanya dimulai dari keinganan g ingin beli sepatu sampai bagaimana akhirnya g bisa sampai di Singapore.</p>
<h5>BELANJA DI LONDON</h5>
<p>G datang ke London dengan satu niat mulia, beli sepatu bola. Bayangin gaya g datang ke lapangan Futsal mengenakkan sepatu baru yang g beli di London, ihh bangganya. Kemungkinan cuman ada 2:</p>
<ol>
<li>G bermain begitu memukau sampai-sampai semua orang terpana, atau </li>
<li>G begitu bangga sampai-sampai g habisin waktu nyengir sendiri kaya orang gila dan ga mau nyentuh bola karena takut sepatu g kotor, ehh tapi mungkin ada kemungkinan ketiga </li>
<li>Semua orang berbalap-balapan pengen kenalan (nginjek) sepatu baru g sehingga g sibuk kabur dari mereka </li>
</ol>
<p align="center"><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00360201003171731.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="IMG00360-20100317-1731" border="0" alt="IMG00360-20100317-1731" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00360201003171731_thumb.jpg" width="244" height="184" /></a></p>
<p align="center">Adidas Predator, I Want You !</p>
<p>Lalu g lakukan hal yg pertama terpikirkan oleh g, g foto-foto baju-baju, sepatu-sepatu yang sale dan jersey bola lalu g publish di facebook dengan niat mumpung di london dan siapa tahu ada yang mau nitip (dan siapa tahu ada yang ngasih uang lebih dan bilang anggap aja ongkos kirim jul). Dan ternyata orderan banyak banget! Ok, ada sekitar 5 sepatu bola, 6 jersey bola, 8 kaos london dan beberapa cindera mata.   <br />Nah pas g ke toko bola dan mau beli ternyata ukurannya banyak yg dah habis (maybe karena sale?) dan ternyata buanyak banget yang tulisannya (jangan kaget) made in indonesia. Whaattt!!?!?!? Masa jauh-jauh ke UK buat beli barang buatan indonesia. Ga sepatu, baju bola dan celana bola. G langsung mikir kalau pasti pada protes karena tulisannya Made in Indonesia. Akhirnya g batalin beli aja semuanya. Padahal dah survey, bandingin harga, dsb. Di sisi lain g bangga sih buatan Indonesia bisa laku di UK :D. Dan ternyata di kemudia hari dan melakukan perbandingan harga di Jakarta dan Vietnam g temukan bahwa memang buatan Indonesia yang terbaik dan harganya di Indonesia dan Vietnam justru lebih mahal dari UK <img src='http://julianalimin.com/wp-content/plugins/smilies-themer/adiumicons/sad.png' alt=':(' class='wp-smiley' /> :( <img src='http://julianalimin.com/wp-content/plugins/smilies-themer/adiumicons/sad.png' alt=':(' class='wp-smiley' /> . Tahu gitu g lebih berusaha untuk beli deh.</p>
<p align="center"><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00370201003181906.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="IMG00370-20100318-1906" border="0" alt="IMG00370-20100318-1906" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00370201003181906_thumb.jpg" width="184" height="244" /></a> Banggalah sama produk Indonesia</p>
<h5>London to Singapore &#8211; BAGIAN NAASnya</h5>
<p>So, pasti pada bertanya kenapa menurut g di London ada kejadian yang amat sangat naas. Seperti kalian tahu di post g sebelumnya, erlina sakit di London. Well, hal seperti ini bisa saja terjadi. Dulu waktu tugas di Bandung g pernah sakit dan ada Indra yang temenin g periksa ke RS terdekat (ga ada dokter rumahan saat itu). Untungnya hari kamisnya hari libur, tapi karena Indra pulang duluan ke Jakarta g jadi sendirian di Mess dan tidak bisa berbuat apa-apa… Dan g juga ingat waktu tugas di Surabaya g sakit saat proses implementasi. Akhirnya minta ketemu dokter perusahaan klien g. Dikasih obat dan g mengumpulkan tenaga agar bisa pulang naik pesawat. Walau keringat dingin bercucuran. Pas pulang g kena Tipes (kata dokter) dan pas periksa lagi ternyata kena Hepatitis dan dirawat deh. Makanya jadi pelajaran kalau tugas harus makan teratur, makan yang terjamin/bersih, cukup tidur dan jaga kesehatan.</p>
<p align="center"><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/07232009.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="07232009" border="0" alt="07232009" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/07232009_thumb.jpg" width="244" height="184" /></a> Kalau ga lo berakhir di Rumah Sakit…</p>
<p>Nah waktu hari Kamis karena wajahnya pucat g suruh balik ke kamar hotel dan kerja setengah hari. Hari Jum’at dia ga masuk dan di hotel seharian. G pun bekerja sendiri sampai magrib. Udahannya g sama Erlina makan dulu di luar dan berangkat ke Bandara naik Kereta. Soalnya kita udah beli tiket kereta Heathrow Express yang PP. Kan sayang kalau ga dipakai. Pas naik Heathrow Express ternyata harus nunggu dulu sekitar 25 menit baru keretanya jalan. G bilang sama Erlin, “Nanti begitu sampai kayanya kita harus lari deh.”. Begitu sampai di Bandara kita berlari-lari sampai ke terminal C tempat Emirates. Menuju meja check-in tapi ko lampunya redup dan ada suara jangkrik?!? Ada orang Emirates lewat, pas ditanya Check-In dimana? Dia jawab, you’re late…… AAAAAHHHHhhhhhhhhhhhh!!!! Pesawat Take off jam 22:00 dan g sampai jam 21:20. Pikiran g langsung macam-macam. Jangan-jangan g harus beli tiket lagi seharga 950 USD per orang. Mana ada uang. Atau g harus bayar sekitar 10-20% persennya?</p>
<p>G menuju counter Emirates dan dia bilang You’re Late. Dalam hati menjawab, iya g tahu. Ga usah dibilangin juga g udah sadar. Sekarang harus gimana. Dengan wajah ramah g bertanya apakah dia bisa bantu g untuk naik ke pesawat itu. Dia bilang andai kita kasih check-in, kamu masih harus lewat imigrasi, dan menuju ke pesawatnya. Hmmm tidak bisa, kata dia. Well, menurut g sih bisa tapi g udah ga bisa berbuat apa-apa lagi. Udah mulai panik, tapi sebagai seorang Senior Project Manager g harus tetap tenang dan fokus (walau sebetulnya sebagai Senior Project Manager seharusnya g ga telat ya…). G tanya lagi bisa bantu kami? Dan dia ngasih g alternatif untuk pindah ke penerbangan hari berikutnya di jam yang sama, tanpa biaya tambahan :). Tapi g kan harus sudah sampai di Singapore kan hari Minggunya. Ya setidaknya ga ada tambah biaya, senangnya ga usah bayar lagi, tapi tetap tinggal dimana? Dia suruh coba lihat hotel di bagian arrival. Ya sudah deh kita menuju kesana.</p>
<p>Pas sampai disana dan memeriksa harga ternyata tinggal di Sheraton GBP 350. Gleebbbb, dengar jumlah uang segitu g hampir pingsan di tempat. Ada pilihan lain ga? Dia nanyain Price Range g, g jawab dibawah GBP 100. Dia nawarin di Comfort Hotel yang di kawasan bandara seharga GBP 80, kalau mau yang lebih murah mesti nyari di pinggiran London katanya. Waktu sudah menunjuk pukul 23:20. Ga usah deh bang (pakai bahasa inggris tentunya). G milih untuk tiduran di ruang tunggu, i can do it. Dan g tanya ke Erlina, kalau tidur disini kuat ga? Dia jawab, tenang saja. Tapi pas lihat wajah erlina yang masih sakit g ga tega… Ya sudah lah g pesan Hotel tersebut. Dan malam-malam menuju kamar hotel. Tempatnya lumayan, tapi cuman buat numpang tidur kan. Sampai di kamar langsung rebahan, gila cape banget kerja, ngejar pesawat, ketinggalan, mana harus sudah di Singapore hari Minggunya, terus Senin kerja lagi, dan tadinya niat pulang dulu buat ambil baju apakah sekarang harus langsung ke Singapore tanpa baju ganti? Begitu banyak pertanyaan, akhirnya ketiduran sendiri.</p>
<p>Hari besoknya, g dan Erlina pergi Breakfast dulu. Ini ga include di harga yang GBP 80, tapi setidaknya ini Full English Breakfast :D. Langsung pesan Sunny Side Up Eggs :D. Dan makan pilih yang hangat-hangat deh. Si Erlina juga udah sehatan wajahnya, mungkin karena obat dari dokter dan karena udah tidur. Setelah makan tiduran sebentar dan check out jam 11:35. Kalau lewat jam 12:00 harus bayar lagi soalnya…</p>
<p align="center"><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00403201003201158.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="IMG00403-20100320-1158" border="0" alt="IMG00403-20100320-1158" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00403201003201158_thumb.jpg" width="244" height="184" /></a>Ssssttt, jangan bilang-bilang. Hari itu g ga mandi <img src='http://julianalimin.com/wp-content/plugins/smilies-themer/adiumicons/happy.png' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi jam 12:00 kita naik shuttle bus ke bandara (bayar 4 pounds per orang). Di bandara pas ketemu orang emiratesnya dia sebutin kalau ada penerbangan ke dubai jam 15:30. Dan connecting ke Jakarta sampai di Jakarta pukul 15:45. MAUUUUUU. Sebentar saya check dulu, g senyam-senyum :). Orangnya balik dan bilang, ternyata ga bisa. Ke Dubainya sih ada, tapi yang ke Jakartanya Fully Booked. Kalau kamu mau bisa coba ke Dubai tapi kalau ga ada yang ke Jakarta kamu harus menginap di Dubai. No Way menurut g, keluar uang buat penginapan lagi dong! Ya sudah langsung check in (biar ga telat lagi), lewatin imigrasi dan orangnya bilang, “You’ve got plenty of time to kill”. G jawab, “Yeahhh” sambil senyum. Mau gimana? Kita di bandara 12:45 dan filght 22:00. Jadilah kita bengong di ruang tunggu sampai malam. G lihat-lihat laptop, iPod Touch murah, dsb. Tangan g gatel buat ambil CC dari dompet dan beli :P.</p>
<p align="center"><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00412201003202141.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="IMG00412-20100320-2141" border="0" alt="IMG00412-20100320-2141" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00412201003202141_thumb.jpg" width="244" height="184" /></a> Suasana naik Pesawat</p>
<p>Akhirnya naik pesawat juga, dan dalam benak g hanya satu yang terpikir: “Lo belum punya tiket ke Singapore!!!”. Setelah penerbangan yang amat sangat melelahkan g sampai di Jakarta. Tadinya mau menjerit, “AKHIRNYA!” sambil cium-cium tanah tapi kan malu-maluin. Tapi kita malah ke tempat pengambilan bagasi. Bagasinya Erlina sampai duluan dan dia pamit langsung. Ok, g bilang. Take care. G nunggu bagasi dan mau siap-siap langsung beli tiket ke Singapore diatas terus tidur di bandara dan menuju ke Singapore. Terus ada koper lewat, mirip banget sama punya g tapi ga punya roda… Ternyata memang koper g, dan roba bawahnya hilang. Ahhhh naas deh. Koper g rusak :’(. G menuju ke Customer Carenya Emirates dan minta dibantu. Ada prosedurnya, kopernya diambil terus diperiksa. Kalau ada sparepart ya dibenerin, kalau ga ya diganti yang baru. OK, g bilang dan mau buka koper. Ternyata gembok numeriknyanya rusak juga :(. Ya sudah dia mau ambil ke rumah g buat diproses tuh koper.</p>
<p align="center"><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00420201003212230.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="IMG00420-20100321-2230" border="0" alt="IMG00420-20100321-2230" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00420201003212230_thumb.jpg" width="184" height="244" /></a>Foto Koper tanpa roda, tidak digambarkan wajah histeris g</p>
<p>G menuju keatas dengan koper yang terpaksa g tenteng, wuih ada syuting. G lihat di Ronal dari Extravaganza dan orang yang jadi si Lintang Dewasa di Laskar Pelangi. Bodoh ahh, udah harus cabut nyari tiket. Pas diatas ketemu Aline yang model sama pacarnya yang rada-rada bule. Biasalah, kiss-kiss bye dan acara sedih-sedih ditinggal. Maybe baru pertama kali ditinggal kali :-?. Pas diatas nyari tiket counternya tutup semua, ahhhh!!!!!! Ya sudah g pulang saja lah, nyari tiket online, sekalian mandi dan ambil baju ganti. G sampai di rumah, nyari tiket online, tidur jam 3:30 (masih Jet Lag) dan bangun jam 4. Langsung mandi dan naik taksi ke Bandara. (Gila ya schedule g).</p>
<p>Sampai di bandara bandingan harga antara SQ, Air Asia, Lion Air dan Garuda. Ternyata paling pagi Garuda (jam 06:00) dan harganya cukup murah. Naik itu aja, tapi g ga tahu pulang kapan. Apakah g ke Jakarta dulu atau harus ke Vietnam langsung. Jadi belinya One way Ticket saja. G ke Singapore naik Garuda, pas duduk langsung ketiduran. Terus 1/2 jam kemudian dibangunin pramugarinya. Mas, mau makan ga. Hmmmppffff. Ok lah, g makan omletnya garuda. Paksain makan, nanti sakit lagi. Terus tidur lagi 1/2 jam. Sampai di Singapore Terminal 1, g langsung menuju kereta ke Terminal 2. Dari sana naik kereta ke Orchard. Tapi sebelumnya teleponan sama klien bilang g telat dan datang habis makan siang. Ok katanya. Di Orchard g nyari-nyari Hotel Quincy dengan jalan kaki. Akhirnya sampai juga. Disana g lihat hotelnya lumayan keren dan unik. G masuk kamar diantar oleh reseptionisnya. Dia sebutin fasilitas-failitasnya yang cukup mengesenkan tapi g benar-benar kaget pas dia bilang mini barnya complementary semua. Aihhhh, berhubung g lapar g lihat Pop Mie sama kripik Lays. Makan siang itu deh sambil check email dan langsung menuju klien di Singapore. Dan cerita London g berakhir dengar g sampai di Singapore. Dan nanti g akan buat&#160; cerita tentang apa yang g lakukan di Singapore. Walau pada saat g publish tulisan ini, g sedang berada di Vietnam. Hehehehe. Naik pesawat melulu jadi berasa kaya George Clooney di Up in the Air (walau g belum sempat nonton filmnya).</p>
<p align="center"><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00435201003231208.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="IMG00435-20100323-1208" border="0" alt="IMG00435-20100323-1208" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00435201003231208_thumb.jpg" width="244" height="184" /></a>Dan g melakukan segala hal diatas sambil mengenakkan Jas</p>
<p>Julian GM Alimin &#8211; Out</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://julianalimin.com/2010/03/end-of-the-trilogy-march-2010-london-trip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>March 2010 London Trip &#8211; Part 2</title>
		<link>http://julianalimin.com/2010/03/march-2010-london-trip-part-2/</link>
		<comments>http://julianalimin.com/2010/03/march-2010-london-trip-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Mar 2010 19:10:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GM</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Trips]]></category>
		<category><![CDATA[London]]></category>
		<category><![CDATA[Trips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://julianalimin.com/2010/03/march-2010-london-trip-part-2/</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang g beritahu dalam Post g sebelumnya, g berada di London selama seminggu untuk Implementasi Sunfish dan bertemu dengan user dari Aberdeen (Scotland), Norway, Pakistan dan London. Dan ini bagian 2 dari pengalaman g. Jalan-jalan di hari minggu So, pada hari minggu g coba jalan-jalan kembali di kota London. Dan g bingung mau jalan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti yang g beritahu dalam Post g sebelumnya, g berada di London selama seminggu untuk Implementasi Sunfish dan bertemu dengan user dari Aberdeen (Scotland), Norway, Pakistan dan London. Dan ini bagian 2 dari pengalaman g.</p>
<h4></h4>
<h4>Jalan-jalan di hari minggu</h4>
<p>So, pada hari minggu g coba jalan-jalan kembali di kota London. Dan g bingung mau jalan kemana karena sepengetahuan g semua tempat wisata yang notabena Gratis sudah g kunjungin tahun lalu. OK, g tahu g kedengaran murahan banget (g dah bisa dengar orang-orang menjerit IYAAA pas baca kalimat ini) tapi di sisi lain pondsterling muahal banget. Rp. 15.000 = 1 Poundsterling. Dan kalau lo bayangin bahwa naik London </p>
<div style="padding-bottom: 0px; margin: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; float: left; padding-top: 0px" id="scid:8747F07C-CDE8-481f-B0DF-C6CFD074BF67:af2ed893-1e03-471a-9f14-d2c91536404a" class="wlWriterEditableSmartContent"><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG_62738x6.JPG" title="London Eye = Rp. 270.000,-" rel="thumbnail"><img border="0" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG_6273.png" width="335" height="295" /></a></div>
<p> Eye harganya sekitar 18 Pounds maka menjadi sekitar Rp. 270.000,-. Kemarin malam pun saat makan malam, Erlina pesan Chicken Noodle Soup alias Mie ayam dan harganya sekitar 8 ponds = Rp. 120.000,-. Di Jakarta g bisa dapat 20 Mie Ayam dengan harga yang sama :|.
</p>
<p>So, yang g lakukan adalah jalan dari Hotel Tophams lurus ke arah Buckingham Palace menuju ke (lagi-lagi) Big Ben dan London Eye. Dari sana ke toko Cindramata, lihat theater iMax (lihat theaternya bukan nonton didalam :P). Dari situ niatnya mau ke London Bridge dan g nyari Bis yang bisa bawa kita kesana tapi entah kenapa 2 stasiun bis yang g kunjungin tulisannya “Bus not Operating” :(. Terus pas di yang ke-3 bisnya ga kunjung datang-datang akhirnya kita sudahi saja jalan-jalannya. Sayang sih udah jauh-jauh kesini ga kemana-mana tapi kenyatannya kalau lo ga punya uang kemana-manapun ga enak. Di sisilain g rasa banyak orang yg tidak sependapat sama g, dan g semestinya research situs-situs buat tempat jalan gratis. Karena kecapaian pada hari tersebut akhirnya kita pulangnya jam 5 dan g sama erlina janjian untuk teleponan jam 7 untuk makan keluar.</p>
<p>Tapi g ketiduran sampai pagi……</p>
<p>Pertimbangkan perbedaan waktu antara Indonesia dan Inggris. </p>
<p>INGGRIS = GMT</p>
<p>INDONESIA = GMT +7</p>
<p>Ya wajar dong kalau sore gitu udah ngantuk karena jam 5 sore di UK adalah jam 12 malam di Indonesia.</p>
<h4>Suasana kerja di London</h4>
<p>Kalau suasana kerja di London itu hangat. Masyarakat sini benar-benar memperlihatkan keramah tamahan London, dan g senang cara mereka kalau mendengar cerita kita. Selalu saja ada kata-kata “Perfect”, “Wonderfull”, “Delightly”, dsb. G ga biasa dengar orang bicara seperti itu karena di Jakarta sedikit sekali basa basi, atau mungkin di IT sedikit basa basinya? Pada hari senin g sampai di kantor klien g pukul GMT 08:00, dan tidak ada orang. G disuruh tunggu sama receptionist padahal g kira orang London tepat waktu. Mungkin karena hari senin.</p>
<p>Yang unik adalah setiap makan siang itu kita makan sandwich-sandwich. Kalau di Jakarta g makan nasi Padang atau apapun tapi harus ada nasinya. Nah disini dikasih sandwich-sandwich kecil dan buah-buahan, erlina kayanya susah biasain diri. G di sisilain tetap ngunyah aja :D.</p>
<p align="center"><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00358201003171226.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="IMG00358-20100317-1226" border="0" alt="IMG00358-20100317-1226" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00358201003171226_thumb.jpg" width="244" height="184" /></a>Makan siang… mana kenyang!?</p>
<p align="justify">G pernah ingat dapat email tentang perbedaan orang barat dan orang timur, dimana orang barat biasanya makan-makanan dingin di pagi dan siang baru makanan hangat di malam hari sedangkan orang timur dari pagi sampai malam makanan hangat.&#160; </p>
<p>Terus kalau jalan-jalan di kota London rasanya kaya hidup di katalog baju, semua orang baik cewe maupun cowo make boot-boot keren, baju keren, celana keren, mantel keren. Belum lagi wajah dan gaya rambut, g mikir gimana Jepang ya (semoga suatu saat g bisa liburan kesana). Bawaannya tuh g minder dan pengen beli baju, padahal di Indo g tuh cuek-cuek aja.</p>
<h4>Sepak Bola</h4>
<p>Suasana sepak bola tidak terlalu terasa di London, g kira semua orang bakalan ngerti bola dan semua orang fanatik kenyataannya ga begitu. Ada olah raga cricket dan rugby yang juga digemarin sama orang. Sayangnya saat berada di sana erlina sakit, akhirnya kita pergi ke dokter perusahaan miliknya klien g. Dan pas disana g heran ko banyak foto-foto orang terkenal pas g perhatiin dari dekat ada tanda tangan semua.</p>
<p>Saat dia lagi meriksa erlina g lihat di lemari dia ada foto yang kynya g kenal. Pas g mendekat ternyata foto si dokter bareng Angellina Jolie dan ada satu lagi bareng Keira Knightley. G terpana. Si dokter senyum bilang mereka sering kemari (mulut g mangap). Lalu dia nanya kamu suka Chelsea? What? dia bercana kali? Dia bilang kemarin dia nonton Chelsea vs Inter dan duduk di box, dia dapat kelebihan karena dia dokter keluarga-keluarga pemainnnya. Dan dia ngasih lihat foto anaknya pas pertandingan kemarin bareng Diego Maradona. Ga bisa dipercaya. G mungkin pingsan kali kalau kejadian.</p>
<p>Kita chit chat sedikit tentang bola, tapi g pikir kasihan erlina kan dianya lagi sakit. Pas mau balik dia bilang, “hey, lain kali kalau ke sini lagi hubungin g. Nanti g bisa atur tiket Chelsea buat lo”. OMG. Udahannya g senang banget, tapi g pikir aturan g tanya ya, “bukannya mahal ya dok?”. Takutnya g hubungin terus dia ngasih harga, jiaaahhhhhhhh.</p>
<p align="center"><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/100_2748.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="100_2748" border="0" alt="100_2748" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/100_2748_thumb.jpg" width="244" height="184" /></a> Foto lama g di Stamford Bridge</p>
<p align="justify">&#160;</p>
<h4>Chelsea vs Inter</h4>
<p align="justify">Pas g disana kebetulan lagi ada pertandingan Liga Champions Chelsea vs Intermilan. Bayangin Josa Mourinho &#8211; The Special One balik ke Stamford Bridge sebagai manajer Inter dan akan melawan mantan team asuhannya. Aihh, g langsung nyari tiket dan ternyata harga satu tiket sekitar 7 juta rupiah. Itu juga duduk di ujung stadion. Terus g pikir mau ke stadionnya sama erlina, kan biasanya ada screen raksasa buat nonton. Pas nanyan teman yg kerja disana bilang, JANGAN. Mereka itu kalau kalah bisa violent. Mending lo nonton di Hotel kamu aja, atau ke Pub. Well, pas g ke hotel ternyata ga ada Sky Sports 2 (grrrrrrr) dan mau ke Pub si Erlina ga brani. Akhirnya g nyari di Inet apakah bisa nonton yang langsung dan gratis. Ga ada yang bisa, akhirnya cuman dengar Live Komentator dari inet. Mending di Indonesia nonton di RCTI (huaaaaaaa).</p>
<blockquote><p align="justify">Tapi g bilang ke semua orang kalau g nonton di Stamford Bridge, so bakalan ketahuan siapa yang baca Blog g dan siapa ga :P.</p>
</blockquote>
<p align="justify">Andai g bisa nonton di Stamford bareng si Dokter itu…</p>
<p align="justify">&#160;</p>
<p align="justify">Sekian dulu deh untuk Part II nya. Sampai ketemu di Part berikutnya sebagai penutup dan pengalaman pulang. Dan percayalah, itu adalah pengalaman yang paling tidak terlupakan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://julianalimin.com/2010/03/march-2010-london-trip-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>March 2010 London Trip &#8211; Part 1</title>
		<link>http://julianalimin.com/2010/03/march-2010-london-trip-day-1/</link>
		<comments>http://julianalimin.com/2010/03/march-2010-london-trip-day-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 08:55:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GM</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Trips]]></category>
		<category><![CDATA[London]]></category>
		<category><![CDATA[Trips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://julianalimin.com/2010/03/march-2010-london-trip-day-1/</guid>
		<description><![CDATA[Tahun ini dapat tugas untuk Implementasi ke London lagi. Untuk Implementasi klien Premier Oil plc lagi, saat ini g akan lakukan training dan implementasi 3 Unitnya yaitu London, Abeerdeen, Pakistan dan Norway. So Excited. Tapi cukup tentang kerjaan. Kali ini g pergi bersama rekan g Erlinayani. Kembali untuk menghindari Jet Lag, g pilih untuk berangkat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun ini dapat tugas untuk Implementasi ke London lagi. Untuk Implementasi klien <a href="www.premier-oil.com">Premier Oil plc</a> lagi, saat ini g akan lakukan training dan implementasi 3 Unitnya yaitu London, Abeerdeen, Pakistan dan Norway. So Excited. Tapi cukup tentang kerjaan. Kali ini g pergi bersama rekan g Erlinayani.</p>
<p>Kembali untuk menghindari Jet Lag, g pilih untuk berangkat Jum’at malam. Tepatnya dapat Flight jam 00:15 naik Emirates, jadi 00:15 tanggal 13 Maret 2010. Itu jadinya Sabtu Pagi atau Malam Jum’at, ada pasangan di pengantrian Check In ingin ambil penerbangan yang tanggal 12 Maret 2010 pukul 00:15, pas dibilangin kalau anda telat sehari dia ngamuk-ngamuk. Dan dia harus bayar lagi sekitar $125 per kepala untuk cari penerbangan Stand By (dia bertiga, suami, istri dan anaknya), g rasa mereka menginap di bandara nungguin pesawat berikutnya… Kasian. </p>
<h4>Pengalaman Emirates</h4>
<p>G suka naik <a href="http://emirates.com/" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/emirates.com/?referer=');">Emirates</a>, selain g adalah anggota Skywards dari mereka yang berarti g akan dapat poin kalau naik mereka, selain itu pelayannannya juga enak. Kalau naik emirates kita harus berhenti di Dubai (sama halnya kalau naik SQ/Singapore Airlines kita harus stop di Singapore kalau mau kemana-mana), dan makannannya enak banget.</p>
<p><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00281201003130935.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="IMG00281-20100313-0935" border="0" alt="IMG00281-20100313-0935" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00281201003130935_thumb.jpg" width="244" height="184" /></a> <a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG002762010031306321.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="IMG00276-20100313-0632" border="0" alt="IMG00276-20100313-0632" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00276201003130632_thumb1.jpg" width="244" height="184" /></a> <a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG002792010031305306.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="IMG00279-20100313-0530" border="0" alt="IMG00279-20100313-0530" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG002792010031305306_thumb.jpg" width="244" height="184" /></a> </p>
</p>
<p>Walau kelihatannya dikit tapi kenyangin banget. Karena ada roti-rotinya juga sih kayanya. Dan satu penerbangan dapat dua kali makan, jadinya 4 kali deh. Untuk Fasilitasnya juga OK, selain ada Multimedia Access yang mereka beri sebutan <a href="http://emirates.com/id/English/flying/inflight_entertainment/inflight_entertainment.aspx" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/emirates.com/id/English/flying/inflight_entertainment/inflight_entertainment.aspx?referer=');">ICE</a> (singkatan dari Information, Communication dan Entertainment) mereka punya colokan USB dan Listrik. Sayangnya waktu tahun lalu, di pilihan Games Entertainment ada game-game Supernintendo yang sekarang sudah tidak ada. Mungkin kerjasamanya udah dihentikan. Selain itu kita bisa kirim email, tulis SMS, dan telepon keluar. Tapi kita harus gesek kartu kredit kita dahulu, dan itu bukan pilihan buat g :P.</p>
<p>&#160; <a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG002782010031307441.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="IMG00278-20100313-0744" border="0" alt="IMG00278-20100313-0744" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00278201003130744_thumb1.jpg" width="244" height="184" /></a> <a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG002772010031307441.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="IMG00277-20100313-0744" border="0" alt="IMG00277-20100313-0744" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00277201003130744_thumb1.jpg" width="244" height="184" /></a></p>
<p>Tapi kalau naik Ethika Airlines katanya ada colokan UTP buat unlimited Internet. Hmmm, jadinya g bisa tetap terkoneksi dan berhubungan dengan orag-orang tercinta. Tapi harganya beda $300 serta penerbangannya ga ada yang malam.</p>
<p>Overall, naik Emirate asyik.</p>
<h4>Sampai di London</h4>
<p>Untungnya sudah pernah ke London jadi ga cupu-cupu banget, pertama harus lewatin Imigrasi dan ambil Bagasi, tapi tak lupa foto-foto dahulu :P. <img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="IMG_6230" border="0" alt="IMG_6230" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG_6230_thumb.jpg" width="244" height="184" /><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00287201003131305.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="IMG00287-20100313-1305" border="0" alt="IMG00287-20100313-1305" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00287201003131305_thumb.jpg" width="244" height="184" /></a> </p>
<p>Tapi ada masalah, Erlina jarinya ga bisa di baca lewat mesin Fingerprint. Saran mereka, ganti jari saja (just kidding). Lalu langsung menuju ke Heathrow Express dan beli tiket buat ke Paddington. Sampai-sampai lupa untuk ambil brosur perjalanan. Sekarang ga pegang peta deh. Untung bisa GPS dan udah pernah kesini. But Trouble, dua jalur kereta Circle line dan District line menuju Victoria Station tutup. Untungnya banyak alternatif, baik itu Bus maupun Tube (sebutan untuk Kereta Bawah Tanah). Setelah membeli Oyster Card yang all access 1 minggu langsung coba ke Victoria deh. Gambar Peta Tubenya ada dibawah ini.</p>
<p><img src="http://images.intolondon.com/images/intolondon/transport-maps/london-underground-tube-map.gif" /> </p>
<p>Pas sudah sampai di Victoria, g bingung jalan ke Hotelnya gimana :D. Namanya Hotelnya “<a href="http://tophamshotel.com/" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/tophamshotel.com/?referer=');">Tophams Hotel Belgravia</a>”, hotelnya lebih kecil dari yang biasa g tempatin. Tapi kamar mandinya keren. Mungkin nanti g bikin postingan khusus mengcover Hotelnya.</p>
<p>Setelah itu kita makan, kira-kira makan apa kita? Sushi? Pub Food? Salah, kita makan KFC di Victoria.</p>
<p><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG002902010031316251.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="IMG00290-20100313-1625" border="0" alt="IMG00290-20100313-1625" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00290201003131625_thumb1.jpg" width="244" height="184" /></a> <a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG002892010031316251.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="IMG00289-20100313-1625" border="0" alt="IMG00289-20100313-1625" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG00289201003131625_thumb1.jpg" width="244" height="184" /></a> </p>
</p>
<p>Berdua udah 10 GBP tuh. Jadi sekitar 150 ribu. Gile, kalau ga habis rugi banget… Udah gitu beli Air yang 2,5L seharga 2 GBP / 30ribu. Astaga.</p>
<p>Setelah itu kita jalan-jalan ke arah Big Ben dan London Eye, ambil-ambil foto dan langsung pulang karena kecapaian.</p>
<p><a href="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG_62701.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="IMG_6270" border="0" alt="IMG_6270" src="http://julianalimin.com/wp-content/uploads/2010/03/IMG_6270_thumb1.jpg" width="244" height="184" /></a> Sekian dulu deh buat Day 1 nya, udah cape. Nanti akan ditulis lagi pengalamannya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://julianalimin.com/2010/03/march-2010-london-trip-day-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

