Archive for » August, 2008 «
So ada teman g yg bilang, jagan marah ama semua cewe dong, karena tulisan g yang Kalau Cowo Cinta Cewe, Tai Ayam rasa Coklat. G jadi mulai berpikir
. Apakah g salah? Kelihatannya g menyalahkan semua cewe, karena menjerumuskan lelaki ke dalam lubang penderitaan tanpa henti
. Tapi sebenarnya di posisi seperti itu, yang g salahin adalah COWONYA.
Mau cewe mau cowo, setiap orang suka memainkan permainan yang dinamakan tarik ulur. Pernah ga menarik Karet Gelang, sambil penasaran bisa ditarik sejauh apa sih tanpa memutuskannya. Atau kita semasa masih anak kecil. Kita bermanja sama orang tua kita, kadang bahkan sengaja kita gigit atau becandain untuk melihat sejauh apa sih g bisa bertingkah sampai ortu g benar-benar marah. Iya pada dasarnya setiap orang butuh perhatian, dan cara mencari perhatian itu bisa aneh-aneh.
Begitu juga dengan yang namanya pacaran. Nah karena cowo tu biasanya nyari duit, atau sibuk ama teman-temannya. Merka ga ada istilah butuh perhatian dan mereka lebih jarang memainkan permainan tarik ulur ini. Wanita di lain pihak, apalagi yang merasa dirinya cantik, suka bermain-main dengan pasangan mereka.
Kalau anda sebagai pacar tidak pernah bilang STOP, maka tarik ulur ini akan terus berlanjut. Nah para pacar yang lugu dan insecure, daya elastisitasnya jauhhhh lebih kuat dibandingkan cowo yang berpengalaman. Mereka merasa siksa seperti itu udah wajar. Nah kl yang berpengalaman bakalan bilang:
G Cinta ama lo, tapi hidup g susah dan g banyak pikiran. Jadi G ga ada waktu untuk permainan seperti ini, kalau lo mau habisin waktu g dengan hal-hal bodoh seperti ini, silahkan keluar dari hidup G!
Masalah apakah g akan mengatakan ini kalau kembali mengakhiri masa Jomblo g, hanya waktu yang dapat jawab.
Terus terang, kemarin waktu g nulis “Tai Ayam Rasa Coklat”, g belum tidur karena kerjaan numpuk dan ngejar Deadline. Dan g juga Pissed Off karena kejadian yang g alamin di malam harinya (Btw, kejadiannya berhubungan ama postingan itu), jadi g Meminta Maaf kalau ada yang tersinggung.
So teman g ada yang nulis Post di Blognya tentang keadaannya yang tidak bisa benar-benar melupakan cintanya yang bertepuk sebelah tangan. G sungguh merasa kasihan sama dia. G jadi ingat bagaimana perasaan g dulu, ama cewe yang g sukain. Apalagi cinta yang bertepuk sebelah tangan, rasanya jauh lebih sakit ! ! (Harus tiga tanda serunya biar lebih dramatis
). Kenapa?
Setalah melakukan penelitian sendiri, cinta yang bertepuk sebelah tangan, atau cinta yang lama ditahan lama-kelamaan akan menumpuk. Hingga pada akhirnya perasaan yang menumpuk itu dapat membuat emosi lo LABIL. Udah pernah rasain ga gejalanya?
Tiba-tiba senyum-senyum sendiri
TIba-tiba marah-marah sendiri
Tiba-tiba joged sendiri
Tiba-tiba loncat-loncat sendiri
Setelah g perhatiin gejala-gejala itu, kayanya yang begitu g doang deh
. Pas lihat si dia ga bia berhenti senyum, tapi kl dia lagi BT atau ga negor kita, kitanya ikut emosi dan marah. TIba-tiba bisa senang banget dan loncat-loncat atau joged sendiri. Satu kata 5 huruf.
IDIOT
Cuman pengalaman mengatakan pada g, bahwa pepatah. Cinta tak harus memiliki itu SALAH TOTAL. Maka muncullah ideologi g yang baru dalam bercinta.
Jika Cinta tak bisa dimiliki, maka saatnya mencari Cinta yang lain
Waktu tak akan dapat menyembuhkan luka di hati, namun seorang wanita bisa
. Makanya carilah cinta lain yang bisa dimiliki.
Semoga saran g membantu Wisnu :).
Lagu when a man loves a woman dibuat oleh Percy Sledge, tapi mungkin pada lebih kenal versi Micheal Boltonnya. Coba baca kutipan liriknya :
When a man loves a woman
Can’t keep his mind on nothing else
He’ll trade the world
For the good thing he’s found
If she’s bad he can’t see it
She can do no wrong
Turn his back on his best friend
If he put her down
Kalau udah mencintai seorang wanita, pikirannya hanya berada sama wanita itu. Bahkan kalau bisa, nih orang ga pernah lepas dari HP buat Stand By, kalau-kalau “HONEY” SMS. Mau itu di rumah, di kantor, di sekolah, di kampus, saat meeting, bahkan saat buang air besar di kamar mandi. Ga peduli apa yang dipikirkan orang lain.
Apapun yang dikatakan nih cewe, benar. Sifatnya “WAJIB” dilaksanakan. Ada dua pasal yang harus dituruti :
1. Cewe g ga pernah salah
2. Kalau cewe g salah, kembali ke pasal 1
Bila setelah lo ketemu nih cewe, karir/kuliah/sekolah lo mulai menurun. Kerja/belajar lo ga fokus. Dateline/PR ga beres. Permintaan atasan lo ga bisa lo laksanain.
Bila Fisik lo mulai menurun, karena telah menjadi OC (Ojek Cinta) Harian. Yang harus mengantar dari A ke B ke C ke D dan kembali ke rumah. Sambil lo duduk melongo di motor lo, nungguin dia balik ngerjain urusan dia (apapun itu). Saat itu Status lo udah jadi BUDAK CINTA.
Bila seseorang bisa melupakan teman-temannya demi seorang wanita. Man, kalau lo pernah bersumpah untuk menjadi sahabat setia, sampai-sampai lo rela menjadi Grenade Jumper buat dia (Istilah dimana lo mau meloncati Granat Hidup agar teman lo selamat). Lalu di tengah jalan datanglah seorang wanita dan dia lebih lo pentingkan. Sampai-sampai lo mesti bohong ke teman-teman lo, karena lo takut diceramahin karena lo sendiri tahu kebiasaan lo untuk datang “TIAP HARI” udah merupakan rutinitas yang tidak sehat.
Bahkan yang terparah, Bila ada acara reunian Gang Temen-temen lo, dan nih cewe bilang.
Ya udah pergi aja sana, “Semoga lo senang” (dengan nada sarkastik)
Dan lo LEBIH memilih untuk datang ke tempat cewe lo, agar dia senang.
Dan yang tersedih, kalau semua teman-teman lo dulu, udah ngerasa hubungan lo ga sehat. Sampai-sampai ada yang dengan pikiran singkat berkata / nyumpahin :
“Semoga lo SADAR / PUTUS / cewe lo DROP DEAD”
Itulah titik dimana lo mesti mulai ambil alih kembali hidup lo. Hey, Spice Girls aja bilang :
If you wanna be my lover, you gotta get with my friends,
Make it last forever friendship never ends,
If you wanna be my lover, you have got to give,
Taking is too easy, but that’s the way it is.
Wanita datang dan pergi Coy, bukankan persahabatan mesti hidup selamanya?
Dan suatu saat di masa depan, bila wanita yang membuat lo megorbankan persahabatan lo. Apakah lo bisa tidur di malam hari tanpa merasa bersalah? Membuang teman-teman lo, yang justru mengangkat lo ke tempat lo berada sekarang?
Coba lo pikirkan,
Bila lo ga pernah ketemu teman lo, dimanakah lo berada sekarang?
Bila lo ga pernah ketemu cewe lo sekarang, dimanakah lo berada sekarang?
Coba lo pikirkan dengan matang, dan coba mengerti apa yang teman-teman lo rasain.
Coba pikirkan Karir lo!!! Kalau karir lo hancur / ga berkembang karena nih cewe. Lalu nih cewe mutusin lo, karena dapat cowo yang lebih sukses / tajir. Apa yang lo dapat?
Hey kalau dia emang jodoh lo, ya syukurlah. Tapi mestikah setiap kali orang lain melihat hubungan lo, mereka merasa iba. Ambil alih kehidupan lo. Jangan pernah berikan 100% pada satu orag, sisakan beberapa persen untuk Keluarga dan Teman-teman lo.
Mungkin saat Tai Ayam udah rasa Tai Ayam lagi, baru lo akan sadar apa yang telah hilang.
Sebuah Lubang Hitam di dalam Dada yang membuat bernafas menjadi sebuah siksaan untuk dilalui. Pernahkah anda merasakannya? Sifat rasa sakit ini tidak bersifat Fisik namun Emosional. Udah lama g tidak merasa seperti ini.
Rasa sakit ini pernah beberapa kali g alami. Dulu waktu g masih hijau dan lugu, saat g mencintai seorang gadis dan menyadari bahwa dia tidak pernah memandang g sebagai cowo yang dapat membahagiakan dia. Ia hanya menggangap g teman, bahkan bukan teman dekat hanya teman biasa. Rasa senang saat menutup mata dan membayangkan memeluknya, lalu akhirnya membuka mata dan tubuh serta emosi menyadari bahwa kita hanya memeluk udara. Pada saat itu rasa senang di dalam dada tersedot kedalam selubang hitam yang menyebabkan sebuah vakum di dalam dada yang merupakan alasan kita merasa sakit saat bernafas. Sungguh menderita sakit cinta tersebut, rasa tidak berdaya.
G juga pernah rasakan hal ini saat pulang dari Bandung di tahun 2000an. Saat itu g ke Bandung untuk mengikuti Olimpide Fisika tingkat Jawa Barat (sebagai catatan g ga lolos
). Saat g pulang g melihat anak-anak jalanan, anak Gembel. Mereka sedang asyiknya bermain. Wajah mereka terlihat senang walaupun pakaian mereka lusuh dan tubuh kurus kering. Saat itu g berpikir, "kalian itu hidup susah. Kenapa kalian senang?" Dan g merasa begitu lemah. Kadang kita suka kesal karena banyak PR atau harus sekolah, dan di depan g ada beberapa anak-anak yang mau dengan senang hati sekolah dan diberi kesempatan. G menghabiskan perjalanan pulang dengan menangis. G merasa kesal kenapa ga ada yang melakukan sesuatu untuk mereka? G ingin sekali membantu mereka tapi bagaimana? Andai saja g diberi Power untuk membantu mereka, g bersumpah tidak akan mengecewakan mereka yang membutuhkannya. Namun g tidak berdaya.
Lalu saat teman dekat g di SMU yang hidupnya cukup pas-pasan saat itu. Adiknya tidak dimasukkan ke SMU. Karena dia wanita dan selain itu, orang tua dia tidak punya waktu. Andai g punya duit berlebih saat itu, g pasti akan beri ke dia. Lalu saat dia diterima di IPB lewat PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan) untuk program D3. Dia terpaksa menolak karena tidak memiliki Uang. G ingin dia kuliah, g ingin dia berhasil, namun saat itu g tidak berdaya!
Saat g telah berikan seluruh penghasilan kepada orang tua, dan menyadari bahwa itu tetap tidak cukup. Saat kita melihat wajah orang-orang yang paling kita cintai, dan dengan terpaksa harus mengatakan bahwa kita sudah tidak ada uang. Saat menatap perasaan sedih karena mereka tidak ingin menempatkan kita di posisi seperti itu. Saat kita benar-benar tidak berdaya.
Di saat-saat itulah g merasakan rasa sakit itu. Untuk itu, g sedang berusaha membangun kekuatan sehingga bila saatnya tiba, g harap g tidak akan "tidak berdaya" lagi.
Powered by Qumana
So setelah beberapa lama g berambut Gondrong, karena bercita-cita ingin menjadi Lelaki dengan rambut terpanjang di Kantor gw. G mulai merasakan beberapa kesulitan. Yaitu :
1. Pagi tu keramas malas banget. Kalau rambut panjang, otomatis kramasnya lebih lama.
2. Boros, Make Sampoo itu mesti jauh lebih banyak.
3. Masuk Angin, abis main Futsal atau Basket dengan rambut yang basah naik motor jadinya masuk angin. Ga enak banget.
4. Cape rapihinnya, g bukan cowo yg suka merapihkan diri, tapi jadi terpaksa mesti nyisir melulu. Cuaphee deh.
So akhirnya g motong rambut. sambil naik motor g memutar otak gaya apa g potong ya nih rambut. Tadinya g ingin motong rambut berbentuk Panah, seperti Aang sang Avatar. Sampai akhirnya g berpikir untuk motong rambut gaya Jadi Padawan. Kenapa? Karena g fans berat STAR WARS. Akhirnya g tukang pangkas rambut dan mulai motong rambut, g minta rambut g disisain. Pas selesai g baru sadar si, kalau gaya rambut g salah, mestinya bukan botak :). Tapi yg penting ada kepangnya lah.

Lalu muncul masalahnya, g mau meeting dengan klient g. G jadi mikir, duh gmn nih. Meetingnya kan Formal, rambut g ga formal :(. Itu membuat g sedih. Akhirnya g memutuskan untuk memotong kepang g. Karena memotongnya merupakan hal yang sangat menyedihkan (g manjangin rambut kan lama!), g pikir harus dipotong ama cewe. Dan g suruh temen g WX motong :P. Yeah, g punya masalah, g tu bisa lemah kl di deket cewe, makanya satu-satunya cara ya di potong cewe.
Andai kata g nekat ga motong rambut dan ke klient g, sebuah perusahaan elektronik international. Dan meeting g dengan orang Korea yang datang ke Indonesia, apakah citra perusahaan g akan berkurang? Mungkin. Apakah g harus perduli? Tentu, kalau tiba-tiba mereka nelepon kantor g dan bilang. "Kenapa anda mengirim orang gila untuk menghadiri meeting ini? Apakah anda tidak menghormati kami?" Hanya saja, apakah orang lain tidak memiliki toleransi lagi zaman sekarang. Ini kan udah tahun 2008. Gaya rambut kemungkinan tidak akan dipermasalahkan, ya kan?
Mungkin g tidak akan pernah tahu, tapi suatu saat g ingin datang ke kantor dengan gaya rambut gila :).
Powered by Qumana
Bagi yang kenal dengan g, pasti udah tahu keinginan utama g saat ini, yaitu sebuah Laptop. Di Kantor tempat g bekerja kawan-kawan satu per satu mulai membali Laptop. Di samping itu, beberapa pegawai baru, yang masih Junior juga membeli Laptop. Setiap kali melihat seorang rekan kerja membeli Laptop, wajah g langsung berubah ke mode MuPeng. Seperti Anak Anjing yang melihat tulang dan buntutnya goyang-goyang karena mengira itu untuk dia Atau seperti anak kucing yg mulai deket-deketin orang yg lagi makan dan ber-meong ria. Sungguh g juga pengen :-|, namun apa daya bila uang belum ada. Abis mau bilang apa emang lagi banyak pengeluaran. Go back to school, g mesti ngeluarin kocek g buat kuliah dan sekolah ade-ade g.
Akhirnya g mulai memutar otak, apa yang bisa g jual untuk nambahin budget beli Laptop. Hal apa yang paling berharga yang g milikin. Akhirnya sifat Narsis g muncul, yaitu diri g sendiri lah!!! So, akhirnya g mikir. Ibaratnya sebuah Produk, produk ini harus di Advertise dengan Bagus agar dapat menghasilkan.
Maka muncullah ide gila g untuk mempromosikan diri g, kira-kira adnya akan bertuliskan seperti ini.
1. Gaya Kontak Jodoh
Seorang lelaki single berumur 25 tahun yang saat ini bekerja di sebuah perusahaan Software House Indonesia Ternama, sedang mencari Jodoh. Ia tidak peduli masalah umur, ras, agama dan jenis kelamin asalakan anda mau memberikannya sebuah Laptop. Tipe Laptop harus yang middle-end keatas dengan dengan spesifikasi minimal Intel Core 2 Duo T8300 2.4Ghz, 3GB DDR2, 250GB SATA, Nvidia Geforce 9500M GS 512MB, 15.4” WSXGA, DVDRW, Wifi, Bluetooth, Express Card, Camera 1.3MP, Card Reader, Win Vista Ultimate atau setingkatnya.
2. Gaya Service
Anda butuh bantuan dalam urusan apa saja? Saya bersedia melakukannya. Menjadi pembantu, budak cinta, tempat pelampiasan amarah dan bete, hewan peliharaan, bodyguard, escort, suami kontrak dsb. Dengan harga yang pas, apapun kami terima!!! Silahkan menghubungi kami.
3. Gaya Permintaan Donasi
Dikarenakan masalah keuangan, saya selaku penulis tidak dapat meneruskan cita-cita saya, yaitu memiliki sebuah Laptop nan Canggih untuk dipamerkan ke wajah semua orang. Sebuah Laptop dengan spesifikasi tinggi, untuk meningkatkan Moral saya dan menanamkan rasa iri dan kagum ke hati semua orang yang melihatnya. Mohon kiranya Sodara/i dapat memberikan sebuah sumbangan kecil (Kami tidak menerima sumbangan dibawah Rp. 100.000,-) untuk membantu terlaksanannya mimpi saya ini.
Ada ide gila lainnya?
Powered by Qumana
Post ini adalah pengakuan dari hal-hal bodoh yang pernah g lakuin dalam nama Cinta. G buat dalam bentuk Countdown.

3. Moon observer
Dulu pada saat g sedang tergila-gila dengan seorang wanita. G berusaha untuk kelihatan Romantis. Makanya pada saat dia pergi membali ketoprak di deket rumah g, dan dia melihat g. G bergaya memandang Bulan, yang waktu itu memang indah. Sambil berharap g dan dia bisa bersama dan saling mencintai. Ok, bagi g itu adalah hal paling romantis yang terpikir di benak g. Bagi semua orang yang lewat, hal ini adalah seperti melihat orang gila yang memandang Bulan sambil bicara sendiri. Gila, akhirny g sempat jadian sih ama nih cewe, walau akhirnya harus putus.
2. The Stalker
Nah ini dia kebiasaan g yang jelek banget. Moga-moga tidak akan terulang lagi. Setiap kali g demen ama cewe, mata g seperti terhiptnotis untuk selalu melihat dia selamanya. Dulu g ama temen-temen g makan di Warung. Nah temen-temen g pada mau cabut, g bilang g disini aja. Ada pikiran dalam benak g, bahwa setiap detik berhaga, dan harus digunakan untuk melihat dia. Akhirnya G sendiri, dan dengan mata tajam memandang dia. Teman dia hampir keluar buat gebukin g. Karena g menggangu. Ok, g memang gila saat itu, tapi apakah g dapat disalahkan? Karena hati g berkata bahwa itu benar. Dulu juga pernah ada cewe yang menurut g lumayan cakap dan menarik. Dan saat itu g berkeja sebagai penjaga Wartel. Nih cewe benar-benar ketakutan karena g lihatin terus, sampai akhirnya dianya bawa cowonya. Cowonya malah becandain, hayoo lo diterkam lo. Gila bener ya g saat itu. Sekali lagi, moga-moga ga terulang lagi!
1. The Piano Dumbass
Hal ini terjadi tahun 2004, saat itu cewe yang sangat g sukain bersama kedua temannya pergi ke Fuji Image Plaza didekat Kampus g. Kebetulan FIP ini juga merupakan Show Room untuk Kawai Music Centre. Nah waktu mereka bertiga masuk g berpikir apa yang harus g lakukan. Akhirnya g mengikuti mereka kedalam dan memainkan lagu Right Here Waiting for you milik Richard Marx. Mereka pertama mengira, ihh kaya ada Music bagus. Pas mereka melihat ke belakang ada g lagi main Musik. Ok di kepala g mungkin kedengarannya sebagai hal yag sangat romantis. Tapi bagi mereka ….. It was creeping them out ! Mereka kabur berlari ke arah pint. Dan g tetap diam di Piano itu dan pikiran terbang entah kemana.
G benar-benar gila saat itu. Gimana coba perasaan lo, kalau orang yg ga lo kenal tiba-tiba ngikutin lo kemana aja? Hal itu ga pernah g pikirikan. Dan g berpikir andai g bersikap dewasa mungkin saja saat itu g bisa jadian ama dia. Tapi beuh udah lewat. Cewe masih banyak. Huehehe.
Powered by Qumana
Waktu hari Rabu lalu 6 Agustus 2008, saat g pergi ke RCTI untuk Meeting dengan Klien g. G lihat ada acara Interview di Pintu masuk RCTI. Dan keluarlah seorang wanita, yang menurut g adalah
makhluk terindah yang pernah g lihat secara langsung menggunakan kedua mata ini sampai saat ini
Lalu g lihat dia menggunakan lambang Miss Indonesia 2008. G betul-betul terpana. Secara dia tinggi, tubuhnya proporsional, putih. Sesuatu yang diidam-idamkan setiap lelaki. Lalu muncul pikiran dalam benak g.
Ini adalah Jenis Wanita, yang deminya Suami mau meninggalkan Istri dan Anak, seorang pencinta mau meninggalkan Pacar, seorang penguasa mau menyerahkan Negaranya, dan seorang Patriot mau mengkhianati Negaranya.
Betul, dia sangat cantik. G akan memasukkan Fotonya kedalam sini, hanya saja fotonya
tidak dapat menggambarkan 1/10 dari kecantikannya, yang g lihat saat g melihatnya secara langsung. Maka muncullah pertanyaan dalam benak g, apa yang akan g lakukan bila g adalah seorang suami? Adalah seorang Pacar? Seorang Penguasa? Seorang Patriot? Yang tiba-tiba dipertemukan karena jodoh dengan orang ini?
Apa yang terjadi bila saat itu kami saling jatuh cinta? Apakah g akan meninggalkan semuanya?
Sehingga g jadi berpikir, mungkin sebaiknya g ga berhubungan dengan siapa-siapa sampai g ketemu dengan seseorang seperti Miss Indonesia. Apakah itu benar ?
Sampai matipun kemungkinan cewe sekelas Miss Indonesia, ga mungkin mau ama g.
Jadi apa yang hendak g lakukan ? Mengurung diri ?
Katakanlah g adalah seorang Pacar. Lalu Wanita super cantik dan attraktif muncul dan mau ama g. Apakah bila g memutuskan untuk dengan dia, g berdosa ? Dan apakah merupakan salah g kl g tiba-tiba memiliki perasaan padanya ?
Apakah pembaca udah nonton film Jomblo ? Pada akhir filmnya, Agus Ringgo memutuskan untuk tetap dengan pacarnya sekarang dengan alasan
Bila g milih lo karena lo lebih cantik, lebih baik. Tapi masa setiap kali ada yang lebih baik g harus dengan dia? Kapan berakhirnya?
Bagi g itu BODOH. Bukankah pacaran berarti penjajakan? G bisa mengerti kalau seorang suami memutuskan kekasih gelapnya, karena selingkuh bagi seseorang yang sudah menikah itu jelas-jelas salah. Tapi di film ini Agus Ringgo berantem melulu dengan pacarnya. Kenapa ga diputusin. Ya udah masalah film ga usah dipikirin. Intinya apakah hal ini fair? Coba pikirkan dua hal yang bakal terjadi kalau lo memutuskan untuk tetap ama Pacar lo tapi punya feeling dengan orang lain :
1. Nyakitin diri lo sendiri karena dalam hati lo pengen dengan orang lain!
2. Nyakitin pasangan lo (bila dia tahu), karena dia tahu dalam hati lo mau dengan orang lain!
Apakah lo dapat hidup dengan membohongi perasaan lo sendiri? G sendiri jadi bingung apakah g sebenarnya berusaha untuk mebenarkan selingkuh? Atau g sendiri mengatakan hal ini pada diri g, karena g takut akan Komitmen? Takut harus Komit atau membuat Janji yg g sendiri tidak tahu apakah mampu g tepati?
G harap cewe seperti Miss Indonesia, jika memang jodoh cepat datang. Karena hal terakhir yang g inginkan adalah berada di sebuah segitiga cinta yang memusingkan. Kecuali keduanya mau Poligami (Ok, that was a Joke
)
Powered by Qumana
Tadi setelah membuat Post tentang menjadi lebih tua. G jadi teringat Kake alias Grandfather alias Opa g. Akhirnya dalam Post itu ada tulisan panjang mengenai Opa g. Akhirnya g mutusin untuk pisah ke dalam Post lain, karena sudah mulai out of context. This one is for you Grandpa, I Miss you.
G masih teringat saat kake g meninggal, g panggil dia Opa. G sangat dekat ama dia. Kata orang-orang g kesayangan dan kebanggan dia. Waktu g masih kecil dia sering minta dipijat. G pijitipijat dia, dan dia selalu memuji g, Julian pijatan kamu enak. Entah ia mengatakan hal itu untuk membuat g semakin semangat atau memang benar pijatan g enak :d. Tapi yang jelas g semangat banget saat itu.
G masih ingat saat g masih SMP, g sedang lihat-lihat foto album keluarga g, dan g lihat Opa jadi pembicara di salah satu pernikahan keluarga g. G mikir wah g mau juga kl Opa yang ngasih pidato saat g Menikah nanti. Cuman umur g masih seumur Jagung, baru juga 13 tahun, masih SMP gitu loh. G mikir g mesti menikah cepat-cepat sebelum Opa meninggal. Akhirnya dengan lugunya g bilang ama dia:
"Opa, opa janji ya jangan meninggal dulu. Nanti Opa ngasih Pidato pembukaan saat Julian menikah nanti."
Opa g tertawa, dan bilang. Opa belum akan meninggal dulu ! Nanti Opa akan kasih Pidato seperti ini. Dan dia mulai ngasih Pidato pembukaan. G ga ingat persisnya apa yang ia katakan, tapi g merasa bersyukur dan senang dan tertawa malu.
Maju beberapa tahun kemudian, Opa g masuk ke Rumah Sakit. Saat itu g sedang Kuliah semester 7 kalau ga salah dan berumur 21 tahun. G datang ke Rumah Sakit dan wajah g sangat terganggu. Dia bilang,
"Lihat nih cucuku sedih begitu. Tenang Opa kan pernah janji tidak akan meninggal sampai kamu wisuda :D."
G justru merasa semakin khawatir. Janjinya adalah setelah g menikah. Tapi g berusaha senyum dan menujukkan bahwa g ga takut. Di dalam hati, perasaan g ga enak banget.
Lalu beberapa hari kemudia, saat g sedang di Lab Komputer bersama teman-teman Kampus, g dihubungin sama Ibu g. Karena paniknya, Ibu g telepon nomor teman g si Hendri, bukannya g. Saat Hendri g ngasih HP dia dan bilang "dari nyokap lo". Damn, i saw it coming! Nyokap g menangis dan biang,
"Opa udah ga ada".
G ga nangis, g langsung minta ijin ama anak-anak karena mau langsung ke rumah sakit. Dijalan ada Rizal yang bilang, mau kemana lo ? G bilang ke rumah sakit mau jenguk Opa. Terus terang g ga mau bilang ama siapa-siapa karena g merasa tidak butuh rasa Kasihan dan Iba dari orang. Dia tertawa dan becanda. Beberapa hari kemudian dia minta maaf. G ga nyalahin dia.
Di rumah sakit Ibu g menangis dan pingsan. Saat ibu g tahu tentang Opa yang meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit, dan dia sedih karena tidak sempat bertemu untuk terakhir kalinya. Semunya terjadi begitu cepat. G masih ingat wajah Opa g, dia kelihatan begitu tenang dan nyaman dalam tidur abadinya.
Sore itu, Jam 5an g keluar cari makan. Setelah makan g ke suatu ayunan di Komplek Opa g, dan g duduk. G mikir. Dan g tiba-tiba merasa kesal. G merasa dibohongi. Katanya tidak akan meninggal sampai g menikah. Dan tiba-tiba g mulai menangis. G berusaha sekat tenaga untuk tidak mengeluarkan air mata, tapi g ga bisa menghentikan kucuran air mata. Bahkan setelah setengah jam saat g pengen kembali ke Rumah, tiba-tiba g nangis lagi.
Emosi membakar tubuh g. G marah, kesal, sedih. Pernahkah anda menangis sampai rasanya tidak bisa bernafas? Seperti ada Lubang Hitam sebesar Bumi didalam Dada kita. G malu untuk kembali ke rumah. G ga mau dibilang cengeng. G mau diingat sebagai Julian yang selalu tegar! G berhasil menghentikan air mata, namun setelah berjalan beberapa langkah g mulai menangis lagi. Ingat waktu anda masih kecil? Bila anak kecil menangis sampai akhirnya ketiduran. Mungkin obat terbaik adalah menangis sampai ketiduran?
Saat sampai di rumah Opa g, g sengaja menggunakan Topi yang menutup wajah, agar tidak kelihatan. Dan langsung menuju kamar mandi. Mencuci Muka mungkin dapat menghilangkan tanda-tanda setelah menangis.
Saat ini g tidak lagi malu karena telah meneteskan air mata untuk orang yang sangat g hormati selama hidupnya. G akan selalu mendoakan Opa.
Grandfather I Love You
Powered by Qumana
Apakah masalah ini hanya terjadi pada Kaum Adam? Atau para kaum Hawa juga merasakannya? Hal ini muncul di benak g setelah g berulang tahun minggu kemarin. Pernahkah ada yang pikirkan bahwa semakin tua kita menjadi, kita semakin membuat jarak dengan orang-orang yang kita cintai ?
Sebagai contoh, waktu g kecil kalau ketemu ayah maunya tu diajak main, digendong, dipeluk. Ya hal-hal yang kita lakukan sebagai anak-anak. Atau dengan kaka dan adik kita. Nah hal-hal seperti itu tentu akan hilang setelah kita semakin tua. Masa kita mau berharap setelah berumur 20an masih manja-manjaan dengan orang tua kita (kecuali kita anak mama :P ).
Cuman lama kelamaan, entah apa alasannya kita mulai merasa kita terlalu tua untuk menunjukkan rasa kasih sayang kepada orang yang kita cintai. Hal yang sama g rasain. Apakah anda ingat kapan terakhir kali memeluk ayah anda ?
Mungkin jawaban anda saat hari-hari penting saja, misalnya salah satu ada yang ulang tahun (itupun jarang kita tunjukkan), atau saat wisuda, atau saat si anak menikah. Tapi sekedar membari pelukan dan bilang, Yah makasih?
Iya kita memiliki kesulitan untuk menunjukkan rasa kasih sayang kita, karena takut dianggap lemah. Saat ulang tahun kemarin g berpikir kapan terakhir kali g tunjukkan pada ayah g, kl g sayang pada dia dan berterima kasih atas kehidupan g. G terus terang ga ingat kapan g melakukannya secara Spontan.
Saat g ulang tahun dan pulang, ayah g menyambut g dan ngasih salam. G bilang terima kasih, dan g jadiin itu kesempatan untuk ngasih pelukan. G merasa senang banget saat itu, seperti sebuah beban di pikiran g yang terangkat.
Saat Ibu atasan g meninggal (g sangat dekat dengan atasan g ini, g anggap dia sebagai salah satu mentor/guru g), dia berkata g menyesal ga pernah ucapin terima kasih kepadanya di saat-saat terkahir. Saat ayah temen g meninggal, dia sampai saat ini masih menyesal karena waktu ayahnya meninggal, dia sedang perang dingin dengan ayahnya.
Ini membuat g sadar, apa yang akan g lakukan jika salah satu dari orang tua g diambil oleh yang diatas sana ? G masih teringat saat kake g meninggal, g panggil dia Opa. Kadang g berpikir, Opa lagi ngapain ya dan membayangkan dia sedang duduk di rumahnya membaca Koran. Lalu g teringat bahwa dia telah meninggal. Dan g mengambil nafas panjang.
Apakah ini arti dari menjadi Dewasa? Memutuskan untuk hanya peduli dengan diri sendiri dan persetan dengan orang lain? Membuat teman-teman dan melupakan keluarga?
G harap sih bukan! Kayanya g mau pulang dan ngasih pelukan ke seluruh anggota kelurga g sekarang.

Live Comments RSS Feed
Komentar Orang